Jelang Pilkada, Beredar NIK KTP Ganda

Jelang Pilkada, Beredar NIK KTP Ganda
Posted by:

BANYUASIN-
Kinerja Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuasin dipertanyakan, Pasalnya Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Banyuasin, banyak ditemukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk Ganda.
Seperti yang dikeluhkan Efri (41) Warga Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur, mengatakan NIK tertera di KTP dengan nomor yang sama, juga terdaftar sebagai pemilih di desa lain dalam wilayah Kabupaten Banyuasin dengan nama dan alamat lain. “Awalnya kita cek di situs resmi KPU http//infopemilu.kpu.go.id 2018, No induk kependudukan saya, Atas Nama Efriadi Efendi dengan NIK 1607110404740001 alamat Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur. Namun hasilnya Nik tersebut atas nama Iswandi beralamatkan di Desa Pagar Bulan Kecamatan Rantau Bayur memilih di TPS III,” Katanya
Kejadian sama NIK KTP ini sudah mencapai ratusan KTP, bahkan salah satu calon Bupati Banyuasin Arkoni MD, NIK KTP miliknya setelah dicek digunakan atas nama orang lain. “Menurut KPUD Banyuasin, untuk mengecek bahwa kita terdaftar atau belum di Daftar Pemilihan Tetap (DPT) cukup klik di situs http//infopemilu.kpu.go.id 2018. Dengan cara klik NIK akan tertera sebagai pemilih di daerah mana dan TPS mana akan diketahui. Namun anehnya saya terdaftar sebagai pemilih dapil lain berada di Desa lain,” ungkapnya.
Dia berharap, agar persoalan ini dapat dituntaskan, dan adanya klarifikasi dari Disdukcapil dan KPU Banyuasin, apalagi ini tahun politik, dikhawatirkan. Ada permainan penggandaan NIK KTP untuk memuluskan calon Gubernur dan Calon Bupati. “Bisa saja terjadi indikasi adanya pengelembungan suara, karena data NIK tersebut Ganda, sehingga jumlah DPT bertambah. Kuat duganya untuk memuluskan salah satu kandidat calon Bupati,” Tegas dia.
Terkait persoalan tersebut Kepala Disdukcapil Banyuasin Syaukani, melalui Kabid Pelayanan Penduduk Bambang Wiyadi, terkait banyaknya NIK KTP ganda, mengatakan pihaknya belum mengetahui adanya kegandaan NIK. “Belum tau, Kemungkinan besar saat pindah alamat, Pihak Disdukcapil tempat mereka berdomisili belum mencabut berkas pindah tersebut, sehingga adanya NIK KTP ganda,” Singkatnya. (cw04)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses