Jembatan Ambruk Dihantam Bah

Jembatan Ambruk Dihantam Bah
Kondisi jembatan di Desa Rantau Alih, ambruk akibat tergerus dihantam air bah. Foto Eni/Palembang Pos
Posted by:

TEBING TINGGI – Jembatan beton akses menuju areal perkebunan warga 7 desa ambruk dihantam air bah. Kejadian itu, diperkirakan sekitar sepekan lalu.

Posisi jembatan tepat berada di Desa Rantau Alih, Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang.
Hingga sekarang, kondisi jembatan masih ambruk dan direncanakan dibuat jembatan darurat dari bambu oleh warga setempat.

“Ambruknya sejak seminggu lalu,” ujar Harmendi, Anggota komisi II, DPRD Kabupaten Empat Sebagai wakil rakyat dari Dapil Lintang Kanan, pihaknya akan mengajukan perbaikan karena sudah masuk kategori bencana alam.

Diperkirakan bentang jembatan sekitar 12 meter dan lebar dua meter. Menurutnya, jembatan itu dimanfaatkan warga dari 7 desa. Seperti, Rantau Alih, Lubuk Cik, Rantau Kasai, Sukarami, Karang Tanding, Batu Ampar, Nibung dan Umo Jati.

Jembatan ini dibangun sekitar 2012 lalu, menggunakan bantuan dana PNPM Mandiri pedesaan. “Jembatan ini harus segera diperbaiki agar warga tak terkendala menuju areal perkebunan,” Menanggapi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM), H Fauzi didampingi Kabid Pembangunan Jembatan, Khairul menegaskan, pihaknya belum mengetahui.

Namun pastinya, pihaknya segera ke lokasi, untuk dianggarkan melalui dana bencana alam. “Kita akan cek lokasi, kemudian dilaporkan ke bupati. Karena anggarannya kita belum ada,” ungkapnya. (eni)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses