Jerman Diunggulkan

Jerman Diunggulkan
Posted by:

MARACANA – Jerman datang ke laga final Piala Dunia 2014 dengan bekal sangat meyakinkan. Yakni kemenangan telak 7-1 atas tuan rumah Brasil. Meski begitu, Argentina menyatakan tak gentar. Di Estadio Jornalista Mario Filho, Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7) dinihari WIB, Jerman dan Argentina akan bertarung untuk menentukan peraih titel juara dunia. Der Panzer berada di atas angin menyusul kemenangan besar atas Brasil. Selain itu Lahm dkk juga memenangi dua pertemuan di dua piala dunia sebelumnya.
Keberhasilan mempermalukan Brasil lantas menempatkan Jerman sebagai unggulan untuk juara, sebagaimana dilansir rumah-rumah taruhan. Sementara Argentina yang memijak final setelah ’hanya’ menang adu penalti atas Belanda harus puas ditempatkan di posisi kuda hitam.
Hal tersebut tampaknya diterima oleh pemain Argentina. Maxi Rodriguez mengakui Jerman adalah tim yang sangat berkualitas dan penuh ancaman. Biarpun begitu, dia menegaskan tak terintimidasi oleh skor telak yang dicatatkan Die Mannschaft di semifinal.
”Mereka adalah sebuah tim yang kompak karena kerangka timnya dibentuk dari para pemain yang telah saling mengenal satu sama lain dalam waktu yang lama,” kata Rodriguez.
”Tapi skor tersebut tidak membuatku takut, itu adalah semacam hasil yang terjadi hanya setiap 100 laga sekali. Tentu saja kami harus berhati-hati dengan ancaman mereka, tapi tanpa kehilangan kontrol terhadap permainan kami dan bagaimana kami bisa meredam mereka,” tambahnya di situs resmi FIFA.
Setelah tak pernah juara sejak 1986, Rodriguez menyadari bahwa kini dia dan rekan-rekan setimnya punya kesempatan di depan mata untuk menulis sejarah. ”Tidak ada yang lebih penting bagi kami selain membuat sejarah dalam balutan seragam ini. Kami semua telah memimpikan untuk jadi juara dunia dan sekarang kami dalam jarak yang sedemikian dekat untuk mewujudkannya. Kami akan berjuang untuk membuatnya jadi nyata,” demikian Rodriguez.
Tekad untuk memenangi gelar juga disampaikan sang kapten Lionel Messi. Si Kutu –julukan Messi– yang telah mengoleksi semua gelar individu bersama klubnya, Barcelona, seolah belum puas sebelum melengkapinya dengan gelar Piala Dunia.
”Ini satu-satunya yang belum aku menangi. Fans Argentina sudah menunggu 28 tahun. Dan kini saatnya berpesta,” optimis Messi.
Meski mengakui Jerman yang diperkuat mayoritas pemain bayern Munchen, sebagai tim hebat, tapi Messi yakin bisa mengatasinya. ”Kehebatan Bayern telah diketahui. Tapi kami saat ini jauh lebih siap,” tambahnya.
Jerman sendiri meski diunggulkan, tetap menyadari bahwa laga tak akan mudah. Karenanya, tim asuhan Joachim Loew bersiap untuk bekerja keras. La Albiceleste sejauh ini terbukti punya pertahanan yang tangguh yang susah ditembus.
Kukuhnya Argentina saat bertahan juga tampak dalam dua laga terakhirnya. Saat menghadapi Belgia di perempatfinal, Lionel Messi dkk. cuma membiarkan lawan mencatatkan satu tembakan ke gawang dari total 10 upaya. Begitu halnya saat melawan Belanda di semifinal, yang cuma dibiarkan mengarahkan satu tendangan on target dari tujuh kesempatan.
Belum lagi jika melihat catatan statistik bahwa tim ‘Tango’ punya rata-rata tekel sukses 21,7 per laga, unggul jauh dari Jerman yang hanya 18,8 per laga.
”Ini akan jadi laga yang berbeda dibandingkan semifinal (kontra Brasil). Mereka bertahan dengan garis pertahanan yang dalam, hanya menyisakan sedikit ruang untuk dimanfaatkan, lalu menunggu Messi untuk menunjukkan momen ajaib,” kata manajer tim Oliver Bierhoff.
”Mereka tampil keras, memainkan sepakbola yang mengandalkan fisik, dan agresif yang artinya kami tak boleh jauh-jauh dari filosofi sepakbola kami dan harus fokus ke apa yang harus kami lakukan,” imbuh mantan striker Jerman era 90-an itu. (har/dbs)

Perkiraan Starting Line Up

Jerman    : (4-3-3): 1-Neuer (G) (Bayern); 16-Lahm (C/Bayern), 20-Boateng (Bayern), 5-Hummels (Dortmund), 4-Hoewedes (Schalke); 6-Khedira (Real), 18-Kroos (Bayern), 7-Schweinsteiger (Bayern); 13-Mueller (Bayern), 11-Klose (Lazio), 8-Oezil (Arsenal).
Pelatih: Joachim Loew

Argentina: (4-3-3): 1-Romero (G) (AS Monaco); 4-Zabaleta (M City), 15-Demichelis (M City), 2-Garay (Zenit), 16-Rojo (Sporting); 6-Biglia (Lazio), 14-Mascherano (Barcelona); 7-Di Maria (Real); 9-Higuain (Napoli), 10-Messi (C/Barcelona), 22-Lavezzi (PSG).
Pelatih    : Alejandro Sabella

Stadion    : Estadio Jornalista Mario Filho, Maracana, Rio de Janeiro
Wasit    : Nicola Rizzoli (Italia)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses