Kades Ngeluh Belum “Merdeka”

Kades Ngeluh Belum “Merdeka”
Posted by:

TANJUNG AGUNG – Sejak Kabupaten Banyuasin mekar dari Kabupaten Muba tahun 2002 lalu, ternyata masih ada beberapa desa yang belum merdeka sebab belum tersentuh pembangunan. Buktinya banyak jalanan rusak parah, seperti jalan dari Eks Penas menuju Sungai Naik Kecamatan Sembawa dan jalan dari Mulya Agung sampai Tanjung Menang dan Sribandung Kecamatan Banyuasin III.
Kepala Desa Tanjung Menang Kaharudin menjelaskan, wilayahnya belum “merdeka” sejak Banyuasin dimekarkan dari Muba karena belum tersentuh pembangunan jalan. Akibatnya, masyarakat kesulitan beraktivitas karena kondisi jalan hancur. “Untuk sementara kami hanya berharap pinjam alat berat kepada Pemkab Banyuasin, biarlah warga sokongan minyak yang penting jalan bisa dilintasi kendaraan,” ungkap dia.
Sedangkan Erlan Kades Sungai Naik berharap kepada anggota dewan, supaya memperjuangkan perbaikan jalan sepanjang 17 kilometer sebab banyak titik yang sulit dilintasi sehingga menganggu aktivitas masyarakat.
Dijelaskan Erlan, masyarakat harus merasakan kesengsaraan selama ini. Pasalnya saat musim hujan kondisi jalan berlumpur, musim panas jalan berdebu. Pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, karena pembangunan jalan itu tidak bisa dibangun mengunakan dana desa.
“Kami berharap delapan anggota dewan Dapil V meliputi Rantau Bayur Sembawa dan Banyuasin III melakukan perbaikan, minimal dari dana Pokok Pikiran (Pira),” harap dia.
Sementara Anggota DPRD Banyuasin Saharudin menyesalkan sikap Pemkab Banyuasin, dikarenakan tidak menanggapi aspirasi masyarakat. Padahal hasil reses telah disampaikan kepada Pemkab Banyuasin, tapi usulan tidak direalisasikan.
“Percuma saja kami setiap tahun reses, kalau hasilnya juga tidak direalisasikan oleh Pemkab Banyuasin. Kami minta Kades mengusulkan di Muarenbang, sesuai dengan prosedur,” saran dia.
Ditambahkan Suistiqlal Efendi, dia berjanji akan memperbaiki jalan tersebut, tapi bangun spot-spot yang rusak saja. Sebab kalau dibangun jalan sepanjang 17 kilometer biayanya Rp 60 Miliar. “Begitu juga jalan di Desa Tanjung menang, Sribandung, Suka Mulya biayanya cukup besar,”pungkas dia. (myd/rel)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses