Kantor KPU Dikepung Massa


Kantor KPU Dikepung Massa

Posted by:

Inderalaya, Palembang Pos.-
Ratusan massa dari berbagai elemen menyerbu Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Ogan Ilir (OI). Bahkan aksi massa yang
sudah terpancing emosi itu nyaris membakar gedung tersebut. Beruntung, upaya pembakaran kantor KPU tersebut dapat diantisipasi petugas.
Insiden tersebut hanya kegiatan simulasi dalam rangka Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polres  OI beserta Pemerintah Kabupaten (Pemkab), menjelang pelaksanaan Pemililihan Legislatif April mendatang.
Aksi yang berlangsung Senin (3/2)  di halaman Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya ini telah diskenariokan layaknya terjadi kerusuhan, pembakaran, penyanderaan hingga pengrusakan yang dilakukan ratusan massa ini, diperagakan langsung seluruh jajaran Kepolisian Polres OI.
Semua rangkaian simulasi ini, disaksikan secara langsung oleh Bupati OI H Mawardi Yahya beserta seluruh jajaran pemerintahan di bumi “Caram Seguguk” dan Kapolres OI AKBP Asef Jajat Sudrajat,SIk.
Pada pengamanan pileg, Polres OI menerjunkan  532 personil yang  ditempatkan di sejumlah titik lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di OI, di KPUD OI maupun Mapolres. Selanjutnya, di back-up 1 Peleton Anggota Brimob Polda Sumsel lengkap
bersenjata.
Pada pelaksanaan simulasi tersebut, digambarkan salah satu pasangan calon yang tidak puas dengan hasil pemungutan suara yang telah dilaksanakan di TPS, sehingga melakukan protes atau demonstasrasi di Kantor KPU Daerah OI Maupun Kantor DPRD, bahkan dalam pelaksanaanya melibatkan ratusan massa.
Untuk mengantisipasi konsentrasi massa, yang terindikasi akan menimbulkan ancaman gangguan Kamtibmas yang lebih besar, sehingga
Polres OI melakukan pencekalan di tiap-tiap titik. Aksi teatrikal ini berakhir setelah puluhan anggota
Detasemen Brimob dikerahkan ke lokasi massa, serta melancarkan tembakan gas air mata beberapa kali kearah demonstran, hingga akhirnya massa pun bubar meninggalkan lokasi.
Menurut Kapolres OI AKBP Asef Jajat Sudrajat,SIk dimaksud kegiatan pelaksaan simulasi ini, sebagai bentuk kesiapan menghadapi pemilu legislatif April mendatang. “Sebagai bentuk kesiapan seluruh anggota dalam menghadapi gangguan masalah Kamtibmas. Kita laksanakan kegiatan ini, sudah sesuai dengan prosedur tetap,” ungkap Kapolres, Senin (3/2) seraya mengatakan, tentunya kegiatan ini mengacu kepada pengendalian
massa.
Ditambahkan Kapolres, kesiapan yang dimaksudkan ini meliputi persiapan piranti lunak, jumlah personil. Kemudian, sisanya untuk pelayanan kepada masyarakat. “Sejauh ini, yang terpenting kita masih tetap menggunakan system pengamanan seperti biasa,” pungkas Kapolres.(din).


Foto :  puluhan polisi saat mengamankan pendemo yang terluka setelah bentrok.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses