Kaos #2019 Ganti Presiden Rambah OKUS

Kaos #2019 Ganti Presiden Rambah OKUS
Posted by:

MUARADUA –
Kaos viral bertulisan #2019gantipresiden yang saat ini tengah heboh di Ibu Kota Jakarta, dan kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya dan Medan kini keberadaannya mulai merambah ke Kabupaten OKU Selatan, khususnya di wilayah Kota Muaradua.
Dari pantauan dilapangan, baju kaos yang berlambangkan Tahun 2019 Ganti Presiden yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia tersebut, dijual oleh salah satu warga kelurahan Pancur Pungah kecamatan Muaradua, yang membuka lapak di depan Bank Sumsel Babel.
Mafi (28) penjual baju mengatakan, mengingat kaos tersebut sudah marak di kota-kota besar di Indonesia terutama di ibu kota Jakarta, maka dirinya mencoba untuk menjual baju tersebut di Muaradua. “Saya tidak punya niat apa-apa. tapi saya hanya melihat kalau kaos ini cukup laris di sejumlah kota besar ditanah air. Jadi saya juga mencoba menjualnya disini, untuk menambah penghasilan,” ujarnya.
Dikatakannya, untuk tahap mencoba ini dirinya baru mengoder kaos tersebut sebanyak satu lusin, dan saat ini sudah terjual 8 biji. “Dari 12 biju yang saya bawa, tinggal menyisakan 4 biji lagi. Saya baru mencoba menjualnya beberapa hari ini,” ungkapnya.
Disinggung soal harga, Mafi mengatakan, per kaos yang memiliki lambang tersebut, dijual seharga Rp.60 ribu. Hanya saja diakuinya, sejauh ini kaos tersebut masih rendah peminatnya, mungkin akibat belum banyak yang tahu, atau memang warga Muaradua tidak seantusias seperti masyarakat di pulau Jawa.
“Kami hanya memanfaatkan momen karena saat ini kaos tersebut sudah booming di wilayah Jawa sana. Makanya kami sebagai penyedia ngambil ujung dari harga pembelian di pulau Jawa,” ucapnya.
Untuk modal pembelian dan pengiriman dari pulau Jawa sendiri, ungkapnya per kaos mencapai Rp55 ribu hingga Rp 57 ribu, dengan begitu dirinya menjual kembali kaos tersebut dengan harga Rp 60 ribu. Dan kalau memang penjualannya laris, rencananya dirinya akan memesan lagi dalam jumlah yang lebih banyak.
”Yang pasti kami tidak ada tujuan apa-apa selain dari bisnis jual beli untuk mendapatkan untung walaupun sedikit. Lumayanlah untuk menambah pemasukan sehari-hari, karena kami melihat di daerah Jawa sana kaos ini sangat laris maka itu kami mencoba berjualan kaos ini di Muaradua,” pungkasnya. (res)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses