Karaoke Keluarga Minta Tetap Buka

Karaoke Keluarga Minta Tetap Buka
Posted by:

## Selama Bulan Ramadan
PALEMBANG- Jika biasanya karaoke keluarga ikut harus tidak operasional alias tutup selama bulan Ramadan, maka tahun ini pengusaha karaoke keluarga meminta bisa tetap operasional. Alasanya, karena karaoke ini merupakan karaoke untuk keluarga yang tidak menyiapkan pendamping atau LC.
Hal ini diungkapkan Asosiasi Karaoke Keluarga saat audiensi dengan Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib, di rumah dinas wako, Kamis (11/4/18). Menurut Hendra, Ketua Asosiasi Karaoke Keluarga, ada 12 karaoke keluarga yang tersebar di Kota Palembang. Karaoke keluarga ini berbeda dengan karaoke lain.
“Kita tidak ada LC, kemudian juga tidak ada narkoba. Karena ini karaoke keluarga, jadi banyak keluarga yang datang untuk menyalurkan hobi atau bakar menyanyinya. Kemudian, pintu atau kaca di ruang karaoke kita transparan sehingga bisa dilihat aktifitas orang didalam ruangan,” jelas Hendra.
Hendra menjelaskan, ada tiga jenis karaoke yang harus dibedakan. Yakni, karaoke hall yang biasanya merupakan fasilitas pada restoran atau tempat hiburan, karaoke eksekutif yang memang menyiapkan LC dan karaoke keluarga, yang untuk keluarga.
“Kita sampaikan ini ke Pjs Wako, juga karena aspirasi dari karyawan yang bekerja. Selama ini, kita tutup sebulan. Memang gaji dan THR masih diberikan, tapi karyawan berharap biasanya ada penghasilan tambahan yang biasa didapat dari tips pengunjung. Belum lagi, kami pengusaha karaoke harus membayar royalty ke pemilik lagu,” bebernya.
Jika disetujui untuk tetap buka, Hendra mengaku, siap mengikuti aturan yang ditentukan. “Kalau memang harus dibatasi waktu operasional kami akan lakukan. Yang penting, kami harapkan tahun ini kami bisa tetap operasional,” jelasnya.
Sementara Pjs Wako Palembang, Akhmad Najib mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberikan keputusan dan akan mengkajinya dulu dengan stakeholder terkait. “ Kita akan rapatkan dulu, bagaimana aturannya dari Kemenag sendiri. Nanti akan dibahas dulu karena Ramadan itu bulan suci. Jadi, jangan sampai menganggu kekhusyuan umat Islam beribadah,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan, Kepala Satpol PP Palembang, Alex Ferdinandus. “Memang setiap tahun seluruh tempat hiburan tanpa terkecuali harus tutup. Karena tidak ada yang bisa menjamin, tidak akan ada perbuatan menyimpang,” tukasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses