Kebutuhan Logistik Pemilu Mulai di Petakan

Kebutuhan Logistik Pemilu Mulai di Petakan
Posted by:

PALEMBANG, –
Guna mewujudkan Pemilu 2019 yang berintegritas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan kabupaten/kota se Sumsel mulai melakukan pemetaan kebutuhan anggaran dan logistik di seluruh Sumatera Selatan.
Ketua KPU Provinsi Sumsel Aspahani mengatakan, pada Pemilu 2019 mendatang ada lima kotak suara dalam satu TPS. Ini belum pernah terjadi sepanjang sejarah pemilu di Indonesia. Sebagai perbandingan, pada Pemilu sebelumnya hanya ada 4 TPS dan petugas harus lembur sampai tengah malam untuk menyelesaikan perhitungan. Sekarang harus menyelesaikan 5 TPS, ini perlu difikirkan dengan matang, bagaimana formulanya.
“Perhitungan kebutuhan anggaran dan logistik harus benar-benar akurat, usahakan setiap TPS tidak lebih dari 300 pemilih,” ugkapnya saat membuka Bimbingan Teknis rencana kebutuhan anggaran dan logistik Pemilu 2019, Rabu (11/4/2018).
Dia melanjutkan, karena Sumsel ikut menyelenggarakan Pilkada serentak, maka jumlah pemilih ditentukan berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah DPTB. “Angka pemilih selalu berubah-ubah, kita harus cermat merinci jumlah tersebut. Bila hitungannya sudah cermat mudah-mudahan dapat meminimalisir permasalahan dalam hal logistik,” ungkapnya
Sementara itu Kabag Keuangan Umum dan Logistik, HJ. Haslinda menambahkan, kegiatan Bimtek ini diselenggarakan selama dua hari, 11-12 April 2018. Peserta terdiri dari KPU Sumsel dan perwakilan KPU kabupaten/kota se Sumsel. “Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pembahasan kebutuhan anggaran dan logistik secara rill di setiap kabupaten kota,” singkatnya. (del/ KPU)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses