Kejar Target, Teken Kontrak Kinerja

Kejar Target, Teken Kontrak Kinerja
Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Sudarso menyaksikan penandatanganan kontrak kinerja dari Kabag Umum, Eddy Dafianus.
Posted by:

PALEMBANG- Untuk memaksimalkan kinerja seluruh pegawai di Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (28/1/2016) digelar penandatanganan kontrak kinerja Kementerian Keuangan Two-Three-Four-Five. Kegiatan yang dihelat di Aula Gedung Keuangan Negara Palembang ini, diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di lingkup Propinsi Sumsel.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Sudarso mengatakan, kontrak kinerja ini merupakan kesepakatan antara pegawai dengan atasan langsung yang berisi kesanggupan, sasaran kerja pegawai dan trajectory target yang harus dicapai dalam periode tertentu.

“Sasaran kerja pegawai itu unsur kontrak kinerja yang isinya indikator kinerja utama (IKU) dan target yang harus dicapai pegawai. Masing-masing pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan memiliki target yang harus dicapai. Yaitu, standar minimal pencapaian kinerja yang ditetapkan untuk periode tertentu,” jelas Sudarso.

Sudarso menambahkan, setiap pegawai yang bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan wajib membuat kontrak kinerja. “Itu sesuai dengan amanat keputusan menteri keuangan nomor 467/KMK.1/2014 tentang pengelolaan kinerja di lingkungan Kemenkeu,” ungkapnya.

Penandatangan kontrak kinerja ini, lanjut Sudarso, paling lambat harus sudah dilaksanakan sampai dengan 31 Januari 2016. “Kita harapkan dengan penandatanganan kontrak kinerja tahun 2016 ini, dapat meningkatkan ownership dan awareness seluruh pegawai di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi Sumsel dan KPPN, terhadap pencapaian target kinerja organisasi. Serta pelaksanaan tugas dan fungsi Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN,” bebernya.

Sementara Kabag Umum Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumsel, Eddy Dafianus mengatakan, penandatanganan kontrak kinerja ini memang dibagi menjadi empat. Untuk kontrak kinerja two itu antara Dirjen dengan Kanwil. Kemudian, Three itu antara Kanwil dengan eselon III. Lalu, Four antara eselon III dan eselon IV dan terakhir five itu antara eselon IV dengan staf.

“Bahkan ada target cascading, yang semuanya saling berkaitan dari staf sampai Dirjen. Karena itu, semua harus bekerja dengan maksimal untuk mencapai target. Sebab ini masuk untuk nilai kinerja pegawai (NKP). Jika dalam 2 tahun berturut-turut nilainya tidak bagus akan mempengaruhi grade pegawai dan pendapatannya akan menurun,” jelasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses