Kelilingi Palembang Cari Pokemon

Kelilingi Palembang Cari Pokemon
Para penggemar games online pokemon go sedang asyik bermain menggunakan smartphone. Foto Koer Palembang Pos
Posted by:

SUASANA sempat hening sejenak saat sepuluh orang yang lesehan malam itu serentak memandang layar smart phone mereka masing-masing. Selang lima menit, mereka tiba-tiba serentak tertawa sehingga mengagetkan sejumlah orang yang melintas disekitar Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang.

Bukan lantaran gila atau mengidap gangguan jiwa, tawa keras itu ternyata adalah bagian ekspresi para penggila pokemon go, yang tergabung dalam komunitas pokemon go palembang.

Menamakan kelompoknya Tim Mystic (kelompok pada permainan Pokemon Go) Palembang, para remaja ini nampak berkumpul pertama kalinya di trotoar dekat gerbang Masjid Agung Palembang.

Bukan sekedar berkumpul, ternyata Mereka adalah sekumpulan remaja yang menjadi penguasa gym (arena pertandingan pokemon) di kawasan Bundaran Air Mancur.

“Kami penguasa di Air Mancur. Sudah tiga hari tim biru di sini,” ungkap Hendri, penggagas Komunitas Pokemon Go Palembang.

Menurut Hendri, menguasai sebuah Pokemon Gym adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan mata uang poke coin secara gratis. Fungsinya untuk membeli aneka ragam item mulai dari alat pengundang, bundel pokeball, upgrade, mesin inkubator, dan lain-lain.

Tidak hanya itu, menguasai gym pokemon menjadi suatu kebanggan besar bagi pengguna Pokemon Go.

”Ada prestis di sana sehingga orang rela mencari dan membuat monster pokemon yang kuat supaya menang pertarungan. Pemain di Tim Mystic dengan Combat Power alias kekuatan tempur (CP) terbesar dimiliki oleh Dandi. Ia memiliki monster jenis naga dengan CP 1.300,” terang Hendri serius.

Menurut Hendri perusahaan game Niantic dan Nintendo, dua perusahaan pembuat permainan ini menempatkan Gym Pokemon di banyak tempat. Biasanya di tempat wisata, fasilitas umum, perkantoran, dan tempat ibadah.

“Di Palembang misalnya, Gym Pokemon berada di Bundaran Air Mancur, Jembatan Ampera, Musi II, Gereja Siloam Kambang Iwak, Internasional Plaza (IP), dan Rumah Sakit Moehammad Husein (RSMH),” terangya, sembari mengatakan Jembatan Ampera sampai malam itu masih dikuasai oleh Tim Valor (merah) yang tentunya menjadi Rival berat tim Mistic.

Hendri mengatakan, Demam Pokemon Go sudah merasuki warga Palembang sejak beberapa ini. Tidak sulit melihat pengguna permainan ini. Mereka biasanya berjalan pelan, biasa bolak-balik dan duduk berkelompok sambil melihat layar gawai.

“Bukan hanya anak-anak, permainan yang berangkat dari film kartun ini juga digandrungi pelajar, mahasiswa, pegawai dan pimpinan perusahaan,”jelasnya.

Hendri mengaku kegandrungannya bermain Pokemon Go tentunya untuk saat ini tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saking cintanya sama Pokemon saya suka lupa kalau sedang berpergian, tiba-tiba ada Pokemon, jadi kejar Pokemon dulu sampe kadang lupa tujuan utamanya mau kemana,”akunya.

Menurut Hendri, bermain pokemon mempunyai keseruan tersendiri terutama saat masa pencarian pokemon yang memang membutuhkan waktu dan pintar memilih tempat. ”Kalau sudah nyari pokemon biasanya suka lupa waktu, tapi disitulah letak keseruannya, anehnya lagi kalau sudah dapat masih saja penasaran, dan terus mencari hingga terkumpul sampai puluhan,”ujar hendri yang juga mengaku kalau dirinya sedang mencari pikacu tupai listrik sang legendaris.(vot)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses