Ketua BK Sebut Pemotongan SPJ Sepihak

Ketua BK Sebut Pemotongan SPJ Sepihak
Posted by:
Buntut Hebohnya Pencurian Daging Kurban
SEKAYU – Kasus dugaan oknum anggota DPRD Muba mencuri daging hewan kurban yang telah dipotong di halaman gedung wakil rakyat, Kamis (23/8/2018) lalu, terus diusut jajaran Polres Muba.
Sejauh ini, penyidik Polres Muba baru memeriksa sejumlah saksi. Sementara oknum anggota DPRD Muba yang dituding mencuri daging kurban tersebut, belum dilakukan pemeriksaan. Dikarenakan harus melalui prosedur izin Mendagri.
“Saat ini masih dilakukan penyelidikan,  dan kita sudah memanggil beberapa saksi-saksi dari pihak seketariat DPRD Muba,” kata Kasatreskrim Polres Muba, AKP Kemas, saat dihubungi, kemarin.
Sementara, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Muba Amrie mengklarifikasi adanya viral oknum dewan mencuri danging kurban.
Dia mengungkapkan fakta baru, bahwa anggaran 10 sapi kurban merupakan uang SPJ dewan yang dipotong sepihak oleh Sekwan. Kata dia, dari 45 anggota DPRD Muba, masing – masing dipotonf Rp3.000.000.
“Yang jadi pertanyaan saya, pemotongan itu tanpa adanya musyawarah dengan kami anggota dan dari hasil daging korban itu kami mendapat sepuluh  kantong tiap orang. Jadi, kalau ada tudingan oknum dewan mencuri daging kurban itu saya membantah. Bahkan sudah mencemarkan nama baik anggota DPRD Muba,” tegasnya.
Amrie menambahkan,  dari infomasi yang diterimanya, hasil 10 sapi kurban tersebut berjumlah 1.466 bungkus. Sementara kupon yang disebarkan hanya 1.300 kupon. Berarti, daging yang ada saja sudah ada kelebihannya. Belum lagi ditambah tulang, kaki dan kepala.
“Inii patut kami duga ada permainan kecurangan dari panitia sendiri,” ungkapnya.
Amrie menegaskan, persoalan ini akan diahas di internal untuk ditindaklanjuti sebagaimana prosedur dan aturan – aturan yang ada karena  sudah mencemar nama baik anggota DPRD Musi Banyuasin.(omi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses