Kilang Minyak, Gas Rumahan dan Pengelolaan Sumur Tua Segera Terwujud

Kilang Minyak, Gas Rumahan dan Pengelolaan Sumur Tua Segera Terwujud
Menteri didampingi Gubernur Sumsel, Bupati PALI dan lainnya siap meninjau lokasi.
Posted by:

PALI – Impian masyarakat PALI untuk mempunyai kilang minyak, gas rumahan maupun pengelolaan sumur tua akan segera terwujud. Demikian dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, didampingi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin, Bupati PALI, H Heri Amalindo saat melakukan peninjauan di sumur minyak dan gas yang ada di PALI.
Menurutnya, Pali merupakan daerah dengan potensi energi yang tinggi. Karena saat ini harga minyak turun drastis, dan yang paling terpukul adalah hulu migas, makanya mereka harus melakukan program-program penghematan. “Mudah-mudahan dengan harga sekarang bisa respek,” katanya kemarin (20/3) sekitar pukul 15.30 WIB di sela-sela meninjau sumur minyak dan penngepul utama di Pendopo, PALI.
Diterangkanya, sumur tua harus dimaksimalkan, jika pihak Pertamina menilai tidak ekonomis dan menyerahkanya kepada koperasi serta BUMD, ini akan di jajaki skema yang baik, antara BUMD PALI dan Pertamina. “Saya dengar tadi Bupati sudah mengirim surat dan tentunya kita akan mempertimbangkanya. Kita harap semua pihak mendapatkan benefid,” ujarnya.
Terkait gas rumahan, Sudirman meminta Bupati untuk menajukan surat dan berisap-siap menyusun rencana. Kika memungkin tahun depan bisa terlaksana. Pihaknya sifatnya terbuka, terhadap daerah atau kabupaten yang dekat dengan sumber gas. “Tapi nanti akan likakukan suvei terlebih dahulu,” terang Sudirman.
Terkait akan dibangunya kilang minyak mini, disipkan untuk lapangan-lapangan yang marginal yang jumlahnya ekonomis tak cukup dengan transportasi dan line pipa. Secara jumlah PALI ada potensi, namun masih memperhatikan kilang plaju sehingga harus dicarikan pola terbaik. “Tapi kalo 2.800 jumlah yang baik untuk dibuat kilang mini di PALI. Ini sangat memungkinkan,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, Kilang Plaju tersebut berusia karena peninggalan jaman belanda. Untuk itu pihaknya telah mengajukan pembangunan kilang baru ke Menteri ESDM. “Kita sudah ajukan kilang baru salah satunya di TAA. Dan beliau tersenyum yang artinya setuju. kita doakan saja kilang di Plaju bisa di pindahkan di TTA dan di PALI akan dibangun kilang mini,” terangnya.
Sedangkan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo, mengatakan, apa yang disampaikan Menteri ESDM telah membuka peluang untuk memajukan Kabupaten PALI. Usulan menjadikan PALI sebuah kilang minyak mini sangat baik, karena bisa tercapai dan gas rumahan. “Tadi sudah di jelaskan dan insyallah semua segera terwujud,” ungkap Heri. (adv/day)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses