KOI Terkejut Persiapan Palembang

KOI Terkejut Persiapan Palembang
Sekretaris panitia daerah Asian Games 2018 Akhmad Najib saat mengajak perwakilan KOI meninjau Jakabaring. Foto darman/koni
Posted by:

PALEMBANG -Tim Komite Olimpiade Indonesia (KOI) kembali melakukan lawatan ke Bumi Sriwijaya terkait progres report kesiapan menjelang Asian Games 2018 baik kesiapan venue maupun non venue.
Rombongan KOI yang dipimpin oleh Head of Sport For All Commission KOI Bambang Rus Effendy ini melakukan lawatan dengan mulai menyambangi venue aquatic dan kemudian melihat pembangunan insfrastruktur baru Sumsel berupa Light Rail Transit (LRT).
Menurut Bambang Rus Effendi disela-sela lawatannya ke Palembang mengatakan bahwa dirinya akan memperkuat Palembang dalam menyampaikan progres report kepada Olymic Coucyl of Asia (OCA) yang rencananya akan dipresentasikan pada 30-31 Januari.
“Ya perkembangan Palembang bagus. Kita tadi lihat venue aquatic tadi dag nya kurang tinggi dan harus ada penambahan toilet. Tapi itu tidak prinsip, kita lihat juga perkembangan Jakarta kalau renang tidak siap maka kita rekomendasikan di sini (Palembang-red),” terang Bambang saat ditemui di Wisma Atlet, Sabtu (23/1) kemarin.
Kemudian Sambung Bambang bahwa dua bulan lalu Palembang belum ada pembangunan LRT tapi saat ini sudah ada. Ini kemudian menurutnya menjadi bahan presentasi untuk memperkuat Palembang dihadapan OCA nantinya.
Sementara itu Sekretaris Panitia Daerah Asian Games H Akhmad Najib menyatakan bahwa pada tanggal 30 Januari dirinya akan mewakil Gubernur Sumsel untuk memaparkan progres report Palembang dihadapan OCA dalam forum COCOM yang nantinya juga diikuti presentasi DKI Jakarta.
“Jadi hasil kunjungan KOI ini nanti kita paparkan termasuk juga LRT yang sudah dibangun, yang tim KOI tadi sempat terkejut melihat perkembangan pembangunan LRT begitu cepat termasuk juga pembangunan Rusunawa dan Rununami,” terang Akhmad Najib.
Pria yang juga Asisten Kesra Pemprov Sumsel ini optimis bahwa cabang olahraga Palembang minimal bisa mencapai 15 cabor olimpyc sport dan 3 cabor non olympic sport.
Dalam forum COCOM bersama DKI dan OCA sambung Najib akan diputuskan mengenai perkembangan masing-masing daerah.
“Nah, kan KOI tadi sudah lihat sendiri Palembang jalannya lebih siap baik itu fisik atau pun hotel. Kemudian renang misalnya nanti akan tahu DKI bagaimana, Palembang bagaimana. Kita lebih optimis karena kita memang lebih siap,” pungkasnya. (kie/ril)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses