Komisi I Panggil KPU dan Bawaslu

Komisi I Panggil KPU dan Bawaslu
Posted by:

Terkait Penggunaan anggaran 2013 dan Persiapan Pemilu 2014

Palembang, Palembang Pos.-
Komisi I DPRD Sumatera Selatan memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Sumsel. Pemanggilan ini dilakukan untuk mempertanyakan penggunaan anggaran tahun 2013 (untuk pelaksanaan pilgub Sumsel,red), sekaligus membahas anggaran untuk pelaksanaan pemilu legislatif 9 April 2014.
Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah mengatakan, pemanggilan ini dilakukan untuk minta penjelasan KPU terkait penggunaan anggaran 2013. Selain itu, pihaknya juga minta penjelasan mengenai usulan penambahan anggaran yang diajukan KPU maupun Bawaslu.
“Pada dasarnya kita support, karena APBN menganggarkn secara normatif saja. Sehingga perlu dana untuk penguatan kelembagaan. Misalnya untuk pengangkutan dan pendistribusian logistik di daerah terpencil dan perairan. Ini penting untuk mensukseskan pemilu,” kata Yuswar didampingi wakil ketua, Ali A Rasyid, sekretaris, Arwani Deni, anggota Arudji, Zaini Umri, Baihaqqi Seofyan, Tolha Hasan dan Abadi Bidarmo.
Kepada wakil rakyat Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumsel, Aspahani mengatakan, tahun 2013 KPU mendapatkan alokasik anggaran Rp279 miliar lebih. Dari jumlah itu realisasinya sebesar Rp214 miliar, sisa Rp64 miliar lebih, sedangkan anggaran yang masuk kategori pelaksanaan pemungutan suara ulang untuk kebutuhan dana provinsi dan kabupaten/kota sebesar Rp 42,5 miliar dan realisasi sebesar Rp37 miliar, sisanya Rp5 miliar lebih atau terserap sebesar 88,11 persen.
”Nah, untuk Pemilu 2014 ini, KPU Sumsel membutuhkan tambahan anggaran Rp18 miliar untuk pemilu legislatif Rp12 miliar, sedangkan sisianya untuk penguatan kelembagaan dan pemantauan logistik serta evaluasi di kabupaten/kot sehingga kurang dan butuh bantuan dana APBD,” bebernya.
Sementara itu, Ketua bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya mengatakan, tahun 2013 Bawaslu Sumsel mendapatkan pagu anggaran Rp 232 miliar yang digunakan untuk tugas pokok pengawasan dan aktivitas yang dilakukan di kabupaten dan kota. Anggaran yang terserap Rp 231 miliar lebih dan sisa Rp 635 juta.
Untuk pileg Andika mengatakan masih akan menghitung besaran dana yang dibutuhkan. “Yang jelas ada beberapa program yang membutuhkan dana APBD, misalnya gerakan sejuta relawan untuk sosialisasi pemilu dan insyak allah akan diluncurkan akhir Februari ini,” katanya.(del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses