Kontainer Mogok, Macet 7 Jam

Kontainer Mogok, Macet 7 Jam
Posted by:

DL DAUN – Akibat truck kontainer yang mogok di kawasan Jalan Demang Lebar Daun tepatnya di depan SMKN 2 Palembang,  membuat kemacetan sepanjang 4 km diseputaran Jalan Basuki Rahmat-Demang Lebar Daun-Angkatan 45. Truk container merk scania dengan nomor polisi BG 8404 LO tersebut menutupi separuh lebih jalan di kawasan Demang Lebar Daun.

Demikian disampaikan, Kanit Lakalantas Polresta Palembang, Iptu M Harsono saat dibincangi kemarin (5/2). Menurutnya, truck container berupa peti kemas tersebut mogok sejak pukul 05.00 WIB. Sehingga memicu kemacetan yang cukup panjang.
“Menurut keterangan sopir peti kemas ini mogok sejak pukul 05.00 WIB. Sementara suku cadang kendaraan scania ini sulit dicari sehingga kemacetan tidak dapat terelakkan. Kami dari lantas sudah mencoba menghubungi bengkel atau derek terdekat namun memang terkendala dengan lokasi yang macet ini,” bebernya.
Senada dengan hal tersebut, Kanit Patroli Polresta Palembang, AKP Hesty menuturkan, akibat mogoknya kontainer peti kemas tersebut sejumlah ruas jalan di kawasan Basuki Rahmat, Demang Lebar Daun dan Angkatan 45 lumpuh total.
“Lebih kurang 4 kilometer kemacetan panjang terjadi. Namun kita dari Polresta Palembang segera menertibkan kendaraan, meskipun harus diakui cukup kewalahan dengan kemacetan ini lebih kurang 7 jam,” cetusnya.
Sementara itu, salah satu pengendara kendaraan roda empat, Bagus (34) mengeluhkan, akibat kemacetan tersebut yang membuatnya terjebak macet dan terlambat datang ke tempat kerjanya.
“Inilah yang kami sesalkan seharusnya aparat terkait itu mengatur kalau angkutan besar atau seperti container ini jangalah lewat di jalan kecil. Apalagi yang rawan macet, ditambah mogok, pastilah masyarakat yang dirugikan. Seharusnya Satlantas dan Dishub dapat bekerjasama mengamankan kendaraan-kedaraan besar seperti kontainer atau dumptruck roda 8 keatas,” tutupnya. (cr10)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses