Kontrak Politik dengan Rakyat

Kontrak Politik dengan Rakyat
kampanye Calon wakil Bupati Beni secara dialogis di Desa Suka Maju Kecamatan Babat Supat, kemarin.
Posted by:

Tak Boleh Bagikan Uang

SEKAYU – Calon Wakil Bupati, Beni Hernedi mengatakan, kampanye saat ini berlangsung lebih ketat dan teratur.
Pasangan calon tidak diperkenankan melakukan kegiatan bagi-bagi uang atau barang-barang tertentu kepada masyarakat.
“Saya memanfaatkan acara ini untuk bertemu dengan Kader PDI Perjuangan. Ini pemanasan terlebih dahulu,’’ ujar Beni saat berkampanye dialogis di Desa Suka Maju Kecamatan Babat Supat, kemarin.
Jadwal, kemarin jatah kampanye di Kecamatan Babat Supat. Kampanye boleh dilakukan, yang tidak boleh itu bagi-bagi uang, doorprize, bagi jilbab, sembako. ‘’Itu tidak boleh,” ujar Beni.
Jika dilakukan, maka pasangan calon tersebut digugurkan sebagai peserta dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Muba, 15 Februari mendatang.
“Jika dilakukan, ini pelanggaran dan bisa dibatalkan. Artinya, aturan menghendaki para calon tidak harus senyum-senyum di tiang listrik. Oleh karena itu, solusinya kampanye diperpanjang selama empat bulan,” ujarnya.


Lanjut Beni, untuk mensiasati kampanye selama itu, pihaknya lebih memperbanyak bertemu dengan rakyat, walaupun pertemuannya kecil-kecil.
“Harus banyak berdialog dengan rakyat. Sekarang, harus bertemu langsung dengan rakyat, menyampaikan visi misi. Dalam pertemuan itu, ada kontrak politik dengan masyarakat dan harus dijalankan,” terangnya.
Bukan hanya itu, dihadapan kader PDI Perjuangan dan masyarakat, Beni juga menegaskan, dirinya masih menjabat sebagai Plt Bupati, hanya kondisinya dalam keadaan cuti penuh.
“Saya belum berhenti jadi bupati. Saya hanya cuti, kampanye dilarang menggunakan fasilitas negara apapun. Mengapa mencalon sebagai wakil bupati, ini demi kondusifitas Muba,” ujarnya
Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Muba, Yakub Suprianto menuturkan, Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar di Desa Suka Maju merupakan agenda partai yang harus dilakukan.
Saat ini, DPP PDI Perjuangan sudah menentukan dan merekomendasikan calon bupati dan wakil bupati, Dodi Reza Alex dan Beni Hernedi.
“Karena ini instruksi dari DPP, maka kader partai wajib memenangkan pasangan ini. Pencalonan Beni sebagai wakil bupati tentunya dengan pertimbangan yang matang,’’ ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yakub juga turut mengatakan, dalam kampanye tak diperbolehkan membagi-bagikan uang atau barang apapun kepada masyarakat. Karena Pemilukada lebih tertib dan ketat, Panwaslu dapat menggugurkan pasangan calon.
“Jika dulu hanya bersifat administrative. Sekarang bisa membatalkan pasangan calon. Jadi, tidak boleh membagikan uang atau sovenir karena itu melanggar,” pungkasnya. (omi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses