Kota Palembang Resmi 4 Paslon

Kota Palembang Resmi 4 Paslon
Posted by:

PALEMBANG – Perhelatan pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang 2018, akhirnya resmi akan diikuti 4 (empat) pasangan calon (Paslon). Itu berdasarkan hasil putusan rapat pleno terbuka KPUD Kota Palembang agenda penetapan Paslon Pilwako 2018, di Kantor KPUD Palembang Jalan Kamboja, Senin (13/2/18).
Keempat pasangan tersebut masing-masing H Harnojoyo S Sos dan Fitrianti Agustinda (Finda) SH yang diusung Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PAN, PKB dan PBB. Lalu pasangan H Ir Sarimuda MT dan Ir Abdul Rozak MT yang diusung Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kemudian pasangan H Mularis dan H Syaidina Ali, yang didukung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Golkar, dan PPP. Selanjutnya paslon Independen M Akbar Alfaro dan Hernoe Roesprijadji. Hasil putusan rapat pleno terbuka tersebut dibacakan langsung Ketua KPUD Palembang, Syarifuddin.
Setelah itu diikuti pembacaan tata tertib rapat pleno dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panwaslu Palembang, M Taufik terkait penertiban alat peraga kampanye sebelum massa kampanye.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan SK penetapan Paslon dari KPUD Palembang kepada masing-masing konstestan Pilwako.
Dalam rapat pleno, para Paslon didampingi sejumlah anggota partai pengusung dan pendukung. Selain itu hadir juga Kapolresta Palembang, Dandim 0418 Palembang, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Terkait hasil penetapan Paslon petahana, Harnojoyo-Finda kepada wartawan mengatakan, pihaknya berharap masyarakat Kota Palembang dapat menentukan pilihan pemimpin masa depan yang benar-benar berkomitmen membangun dan memajukan Kota Palembang.
“Visi dan misi kita tetap konsisten menjadikan Kota Palembang menjadi Palembang Emas Darussalam yang elok, madani, aman dan sejahtera yang secara lengkap akan kita sampaikan di depan DPRD Kota Palembang nantinya,” jelas Harno.
Dikatakan Harno, pembangunan dan kemajuan Kota Palembang hingga sekarang dapat dilihat dan dirasakan masyarakat.
“Bagaimana kemajuan Kota Palembang saat ini kita serahkan penilaiannya kepada masyarakat,” ucapnya.
Disinggung black campaign (kampanye hitam), dikatakan Harno, pihaknya tidak akan mentolerir hal itu apalagi sampai menyerang pasangan lain.
“Kita junjung sportifitas dan kejujuran dalam mengikuti perhelatan Pilwako 2018 ini yang tentu dengan menyampaikan program-program melalui kampanye elegan.
‘’Kami selalu siap bersilaturahmi dengan masyarakat dengan menyediakan waktu selama 24 jam untuk masyarakat Kota Palembang,” tandas politikus Partai Demokrat ini.
Sedangkan Paslon Sarimuda-Rozak mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dukungan masyarakat Kota Palembang terkait langkah mereka yang akan bertarung dalam Pilwako 2018.
“Yang jelas seperti yang pernah kita ungkapkan, kita akan membangun Kota Palembang dengan program-program unggulan,’’ ujar Sarimuda.
Sebab, masih banyak persoalan di Kota Palembang yang perlu dibenahi seperti lalulintas, air bersih, infrastruktur dan lain-lain.
Soal black campaign, pihak lanjut Sarimuda tidak akan menggunakan cara-cara tak sportif dalam perhelatan Pilwako 2018.
“Kita akan menjaga situasi kondusif dan lebih mementingkan sosialisasi terhadap program-program kita,” terangnya.
Sedangkan Paslon Mularis- Syaidina Ali mengungkapkan, rasa bersyukur mereka terhadap hasil putusan pleno penetapan Paslon Pilwako 2018.
“Kita bersyukur dapat kepercayaan masyarakat untuk menjadi calon Wako dan Wawako,’’ ujar Mularsi.
Program yang akan ditawarkan yakni menjadi warga Kota Palembang yang cerdas dengan menciptakan sistem interkoneksi dalam segala aspek yang salah satunya transportasi.
‘’Sehingga perekonomian Kota Palembang dapat bergerak maju dan berujung kesejahteraan warga Kota Palembang,” terang Mularis yang diyakan calon wakilnya, Syaidina Ali.
Tanggapannya black campaign, dikatakan Mularis, pihaknya akan menggunakan cara santun dalam bertarung dalam Pilwako Palembang 2018.
“Kita tak akan menyerang Paslon lain namun kita hanya fokus pada perjuangan kami sendiri karena kita mentargetkan menang,” ujarnya.
Selanjutnya Paslon Independen, M Akbar Alfaro dan Hernoe Roesprijadji (Akhor) mengatakan, ditetapkannya sebagai Paslon Independen untuk bertarung dalam Pilwako 2018 merupakan momen bersejarah.
“Ini pertama kali pasangan Independen dapat lolos dan mengikuti Pilwako Palembang. Selain itu, usaha kita mengumpulkan syarat dukungan terbayar lunas,” ucapnya.
Alfaro menambahkan, dirinya menyebutkan, mereka merupakan pasangan koalisi rakyat.
Kota Palembang dan siap menelurkan program yang diantaranya good governance dan god income untuk masyarakat Kota Palembang.
(rob)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses