KPU Sumsel Minta Bantuan Rp 13 M

KPU Sumsel Minta Bantuan Rp 13 M
Posted by:

Untuk Penyelenggaraan Pileg dan Pilpres

Palembang, Palembang Pos,-
Kendari pemerintah pusat telah mengalokasikan dana milyaran rupiah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel untuk menyelenggarakan pemilu legislatif (pileg) maupun pemilu presiden (pilpres).  Namun, karena dana yang dialokasikan masih minim, KPU Sumsel meminta bantuan dana hibah dari Pemprov Sumsel.
Sekretaris KPU Sumsel, M. Daud mengatakan, dana hibah yang diusulkan ke Sumsel itu untuk mendukung operasional KPU Sumsel dan KPU kab/kota, seperti monitoring persiapan dan pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden, selain itu juga untuk sosialisasi.
“Dana hibah itu akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan pemilu legislatif, serta pemilihan presiden, dan wakil presiden yang belum tercover oleh APBN. Kita sudah mengusulkan dana itu ke Gubernur Sumsel,” kata Daud, Senin (27/1) kemarin.
KPU Sumsel, lanjut Daud, sudah mengusulkan dana hibah dari APBD Sumsel sebesar Rp 13 miliar. Mengenai dana sosialisasi Rp 18 m yang sudah dialokasikan APBN, Daud menjelaskan memang dari APBN sudah ada dana untuk sosialisasi tapi dana itu masih minim. “Nah, karena minim maka kita mintakan dari dana hibah itu untuk sosialisasi sehingga nanti untuk sosialisasi akan menggunakan dua dana yakni APBN dan APBD Sumsel,” jelas Daud.
Pada kesempatan yang sama Daud juga membeberkan soal penggunaan dana APBD Sumsel tahun 2013 yang dihibahkan Pemprov, untuk penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel tahun 2013 lalu. ”Dana hibah Pemprov Sumsel untuk pilgub Sumsel sebesar Rp 300 M. Dana itu sudah kita laporkan dan sudah diperiksa oleh BPK RI,” kata Daud. Daud mengungkapkan dana hibah dari Pemprov. Sumsel untuk pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel tahun 2013 tidak terpakai seluruhnya, artinya masih ada sisa Rp 40 Miliar.(del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses