Layak Dihukum Berat

Layak Dihukum Berat
Posted by:

Palembang, Palembang Pos.-
Terkait kasus dugaan KDRT yang menyebabkan meninggalnya Sri Nuridah (20), warga Dusun III, RT 02, Desa Kampung Baru, Kecamatan Mesuji Makmur, OKI, ternyata mendapat perhatian serius berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua Women Crisis Center (WCC) Sumsel Yeni Roslaini Izzy.
Menurut Yeni yang dihubungi Palembang Pos tadi malam, kasus pembunuhan yang dialami korban Sri Nuridah, dengan pelaku diduga suaminya sendiri atau tersangka Ahmad Puad (21) itu, merupakan pembunuhan tragis dan miris. Sang suami sangat layak dihukum berat atas perbuatannya itu.
Sebab, sambung Yeni, apapun alasannya, perbuatan tersangka sangat keji, terlebih diketahui istrinya sedang hamil dua bulan. ‘’Harus diberi hukuman yang sesuai dengan undang- undang, dan sesuai dengan beratnya perbuatan dilakukannya terhadap istri dan calon anak yang masih dalam kandungan,” tegasnya.
Kasus ini sudah sering terjadi, sayangnya masih juga belum adanya ketegasan hingga membuat tersangka jera atas tindakannya. Tidak adanya keringanan hukuman bagi tersangka, dirasakan sangat tepat untuk menebus semua perbuatannya. ‘’Meskipun dia (tersangka,red) meminta maaf dengan wajah menyesal, sedih, dan sebagainya, itu tidak dapat meringankan hukumannya. Ini penting ditegaskan oleh pihak berwajib,” harapnya.
Dia juga menuturkan, kaburnya sang suami setelah kejadian, merupakan tanda-tanda perbuatan tidak tanggungjawab yang sangat salah dilakukan. Menjadi buronan atas kasus KDRT sudah membuktikan bahwa pelaku yang juga suami korban, orang yang tepat untuk dihukum seberat-beratnya. “Keluarga juga harus membantu pihak berwajib, memberikan jalan dimana keberadaan tersangka,” paparnya.
Yeni menyikapi atas tertutupnya keluarga kepada polisi, yang memiliki alasan kuat. Biasanya, terusnya, hal tersebut dilandasi intimidasi, baik dari keluarga atau tersangka itu sendiri, sehingga keluarga memilih untuk bungkam. “Bisa jadi, dari sisi ekonomi, keluarga korban lebih rendah ketimbang keluarga tersangka, atau sebagainya. Namun ini jarang terjadi,” tandasnya. (nik)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses