Layanan SIM Online Diminati Pendatang

Layanan SIM Online Diminati Pendatang
Posted by:

MUARA ENIM – Layanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) berbasis jaringan atau online yang mulai diterapkan Satlantas Polres Muara Enim sejak awal tahun lalu terbukti meningkatkan jumlah pemohon yang mendaftar. Sebab layanan SIM secara online tersebut, menerima pemohon dari luar domisili sesuai yang tercantum di kartu tanda penduduk (KTP).
Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Adik Listiyono, mengakui para pendaftar sim di kantornya saat ini bukan cuma masyarakat setempat namun berasal dari berbagai daerah.
Menurutnya, kabupaten Muara Enim sebagai salah satu wilayah yang ramai masyarakat pendatang membuat layanan SIM online cukup diminati.
“Sejak dibuka layanan online jumlah pendaftar sim cukup meningkat, ini dipicu karena ada layanan baru sehingga masyarakat luar yang bekerja di Muara Enim bisa membuat SIM tanpa perlu pulang ke domisili mereka,”kata Adik.
Meski demikian, Adik menegaskan persyaratan utama dalam pembuatan atau perpanjangan SIM secara online, yaitu harus KTP elektronik (e-KTP). Menurutnya data kependudukan yang tercatat dalam e-KTP tersebut, bisa diakses dan digunakan petugas kepolisian sebagai data dasar membuat SIM.
“Dengan sistem ini, mempermudah masyarakat dalam membuat SIM di seluruh Indonesia. Jadi, masyarakat dari luar Kabupaten Muara Enim bisa membuat SIM di Satlantas Polres Muara Enim ini,” jelas Adik.
Tingginya antusias pemohon SIM dan untuk mengoptimalkan pelayanan, lanjut Adik, kini pihaknya telah menambah peralatan, seperti komputer untuk ujian teori kini menjadi 10 unit, kendaraan uji praktek menjadi 3 unit untuk sepeda motor (R2), dan 1 unit kendaraan R4.
“Dalam sehari pemohon rata-rata bisa mencapai 80-100 orang. Mereka bukan hanya masyarakat Muara Enim, namun juga banyak dari luar daerah yang bekerja di Muara Enim,” terangnya.
Bahkan untuk melayani pemohon, kini diterjunkan 11 petugas di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) SIM Satlantas Polres Muara Enim. Selama berjalan hampir dua bulan, Adik mengaku pembuatan SIM online terbukti efisien dalam menghemat waktu.
“Prosesnya lebih cepat. Kalau dulu SIM manual pemohon harus menulis data di form pendafataran dan diketik ulang oleh petugas. Sekarang tidak perlu lagi, cukup tap KTP-El di alat yang tersedia, dan secara otomatis data muncul,” tutupnya. Alur pembuatan SIM online ini hampir sama dengan manual, yakni dimulai dari pendaftaran dan dilanjutkan ke verifikasi data.
Kemudian, sesuai dengan PP No 60 Tahun 2016 tentang tarif PNBP yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), maka untuk penerbitan SIM baru yaitu, SIM A Rp 120 ribu, SIM C Rp 100 ribu, SIM B1 Rp 120 ribu, SIM BII Rp 120 ribu, SIM CI Rp 100 ribu, SIM CII Rp 100 ribu, SIM D Rp 50 ribu, SIM DI Rp 50 ribu, dan SIM Internasional Rp 250 ribu.
Sedangkan penerbitan SIM perpanjangan, SIM A Rp 80 ribu, SIM C Rp 75 ribu, SIM BI Rp 80 ribu, SIM BII Rp 80 ribu, SIM CI Rp 75 ribu, SIM CII Rp 75 ribu, SIM D Rp 30 ribu, SIM DI 30 ribu, serta SIM Internasional Rp 225 ribu. (luk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses