Lebih Berat, Fokus Persija

Lebih Berat, Fokus Persija
Posted by:

Palembang-Berikutnya Sriwijaya FC akan menjamu Persija di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (10/7/18) malam. Tim Laskar Wong Kito harus benar-benar fokus, mengingat Persija tim yang sangat tangguh.
“Persija lawan yang lebih berat ketimbang PS Tira, kita harus fokus,” kata pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan (RD).
Beban tersebut bertambah melihat posisi klasemen sementara saat ini. Skuat berjuluk Laskar Wong Kito itu berhasil menduduki peringkat ke-3 dengan capaian 22 poin, kalah oleh PSM Makassar yang duduk di posisi runner up dengan perolehan 25 poin dan Barito Putera 26 poin.
Beruntung, mereka tampil dihadapan publik sendiri. Setidaknya ini menjadi motivasi mereka agar tak terlalu tertekan oleh atmosfer pertandingan selama 90 menit nantinya.
Apalagi, tinggal tiga pertandingan lagi untuk menutup putaran pertama kompetisi Liga 1 2018 nanti. Rahmad Darmawan bertujuan untuk menyapu bersih dua laga dikandang, serta minimal poin di kandang lawan nantinya.
“Itulah kesempatan besar kita di sana. Itulah kita fokus di sana,” terangnya.

Meski tidak bermain penuh di laga terakhir, namun pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan berharap Makan Konate dapat kembali menunjukkan kontribusi maksimalnya saat menjamu Persija Jakarta, Selasa (10/6/18) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Pertemuan kontra Macan Kemayoran diyakini memang akan berlangsung sengit mengingat kedua tim saat ini masih bersaing ketat di klasemen sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.
Laskar wong kito yang menempati peringkat tiga saat ini masih unggul ketimbang Persija Jakarta, namun hanya berselisih 1 poin dari tim Persija yang berada di peringkat kelima. Poin penuh memang wajib diamankan SFC untuk memenuhi target sapu bersih di kandang sekaligus terus merapatkan persaingan di papan atas.
Di laga terakhir kontra PS Tira (6/7/18) lalu, Konate sendiri baru dimainkan di babak kedua setelah menggantikan Manucechr Dzalilov di menit 77. Namun pemain asal Mali ini tetap berperan penting dan menyumbangkan 1 assist kepada Marco Meraudje sekaligus menutup pesta gol SFC atas tim tamu.
“Konate memang tidak bisa saya mainkan sejak awal seperti biasanya karena sudah lama absen latihan. Bahkan sebelum laga melawan PS Tira praktis dirinya pun tidak mengikuti sesi tactical,” ujarnya.
Konate disebutnya memang terpaksa absen guna mendampingi sang istri yang tengah mengurus visa di Malaysia. “Namun saya sengaja tetap turunkan dia agar mendapat atmosfer pertandingan setelah sekian lama libur kemarin. Melawan Persija kita akan lihat apakah kondisinya sudah siap karena memang dalam kondisi normal, kontribusinya sangat kita butuhkan,” bebernya.
Performa Konate sendiri belakangan memang cukup vital di SFC. Meski belum mampu menyumbangkan gol, namun hingga pekan 14 Konate telah mencatatkan 7 assist. Torehan ini pun membawanya sebagai pemain paling produkatif untuk urusan assist di kompetisi Liga 1 Indonesia bersama Dedi Hartono (Mitra Kukar). (kie)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses