Leicester v City Tanpa Gol

Leicester v City Tanpa Gol
Posted by:

LEICESTER – Duel Leicester City v Manchester City berakhir tanpa pemenang. Kendati sama-sama tampil agresif, kedua tim gagal mencetak gol selama 90 menit. Kedua tim pum harus puas berbagi poin 1 setelah bermain imbang dengan skor akhir 0-0.
Dengan hasil ini, Leicester berada di posisi kedua dengan koleksi nilai 39, sama dengan nilai milik Arsenal yang berada di posisi pertama. Sementara itu, City berada di posisi ketiga dengan koleksi nilai 36.
Pada pertandingan yang berlangsung di KingPower Stadium, Rabu (30/12) dini hari WIB, manajer Leicester, Claudio Ranieri, menurunkan lima orang pemain di lini tengah timnya. Ini membuat bagian tengah tim Leicester tampak penuh.
Jika sebelumnya Jamie Vardy ditemani oleh seorang penyerang lainnya –entah itu Leonardo Ulloa atau Shinji Okazaki, kali ini Vardy bermain sebagai penyerang tunggal. Satu slot di dalam starting XI Leicester diberikan kepada Gokhan Inler, yang sebelum ini baru bermain 4 kali (2 di antaranya sebagai starter).
Inler, bersama Danny Drinkwater dan Ngolo Kante, diapit oleh dua pemain sayap, Riyad Mahrez dan Marc Albrighton. Ketiganya ditugasi untuk mengimbangi gelandang-gelandang tengah City, yakni Yaya Toure dan Fernandinho.
Beruntung bagi City, kendati lini tengah menjadi penuh, mereka masih bisa menyerang melalui sisi sayap. Punya dua fullback yang cukup cepat dan rajin naik ke depan, yakni Aleksandar Kolarov dan Bacary Sagna, City beberapa kali mengancam pertahanan Leicester lewat samping.
Di depan, City menurunkan Raheem Sterling, Sergio Aguero, dan Kevin De Bruyne, yang cukup cepat dan lihai dalam melakukan dribel. Dua peluang terbaik didapat City. Satu lewat tendangan De Bruyne dan satu lewat tendangan Sterling, berasal dari serangan yang dibangun dari sisi sayap.
Sial bagi City, baik tendangan De Bruyne maupun tendangan Sterling, belum bisa membuahkan gol lantaran masih bisa diblok kiper Leicester, Kasper Schmeichel.
Sebaliknya, Leicester berusaha sebisa mungkin melakukan serangan balik dengan cepat. Mereka juga tak ragu langsung menekan bek-bek City yang sedang menguasai bola. Ini merupakan salah satu ciri permainan mereka musim ini.
Dua peluang yang didapatkan Leicester di babak pertama juga diawali dari suksesnya mereka merebut bola di lini pertahanan City. Yang pertama adalah ketika Mahrez sukses merebut bola dari kaki Kolarov. Mahrez kemudian melakukan tusukan dan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya masih melambung.
Yang kedua adalah ketika Fernandinho kehilangan bola lantaran ditekan oleh Vardy. Penyerang andalan Leicester itu lantas melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti, tetapi tendangannya juga masih melambung.
Di awal-awal babak kedua, City terus menekan pertahanan Leicester. Ini membuat tuan rumah mau tak mau menumpuk pemain di area pertahanan sendiri. Yaya Toure sempat mendapatkan kans, tetapi tendangannya dari luar kotak penalti diblok oleh Ngolo Kante yang berada di dalam kotak penalti Leicester.
Ranieri baru mengubah strateginya di pertengahan babak kedua. Dari awalnya menumpuk pemain di lini tengah, ia memutuskan untuk membuat timnya kembali bermain dengan dua penyerang. Inler, yang dijadikan satu pemain ekstra di lini tengah, ditarik dan digantikan oleh Ulloa.
Sementara itu, manajer City, Manuel Pellegrini, memutuskan untuk memasukkan Wilfried Bony dan menarik keluar Aguero. Bony sempat mendapatkan dua peluang, namun tak satu pun yang berbuah menjadi gol. (har/dbs)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses