LRT Saksi Sejarah

LRT Saksi Sejarah
Posted by:

Sumsel khususnya Palembang bakal mencatat sejarah spektakuler khususnya dalam teknologi transportasi. Tak lama lagi, warga Palembang akan menjadi saksi sejarah dibangunnya Light Rail Transit (LRT) sebagai moda transportasi darat paling modern saat ini.
Progres pembangunan atau pengerjaan Light Rail Transit (LRT) di Provinsi Sumsel sudah mencapai 89,2 persen.
Hal itu diungkapkan Kepala Proyek LRT Sumsel, Masudi Jauhari saat diwawancarai, kemarin.
Masudi mengatakan, pihaknya saat ini terus mengkebut pembangunan atau pengerjaan LRT di Provinsi Sumsel. “Ya, saat ini, secara keseluruhan progres pembangunan sudah mencapai 89,2 persen,” ujarnya.
Pihaknya, sedang fokus mengerjakan depo, finishing stasiun, fasilitas operasi, taman dibawah LRT dan perbaikan jalan.
“Untuk perbaikan jalan sendiri, kita targetkan akan selesai Juni nanti,” ujar Masudi.
Masudi mengungkapkan, untuk train set LRT, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pertengahan April mendatang baru akan didatangkan.
“Kalau kereta tiba pastinya belum tahu. Tapi kami harap secepatnya kereta ini datang ke Palembang, sehingga bisa dilakukan ujicoba,” ungkapnya.
Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan LRT Sumsel, Suranto mengatakan, untuk perkembangan di Zona 5 persisnya di kawasan Jakabaring sedang pemasangan pagar.
“Pemasangan itu tak hanya dilakukan di Zona 5. Melainkan di kawasan Zona 1 atau daerah bandara juga sudah dimulai pemasangan pagar dinding pembatas,” ujarnya.
Dijelaskan Suranto, area tersebut bernama walkway yang bisa digunakan untuk tempat jalan kaki ketika perawatan dan evakuasi.
Pemasangan pagar sendiri dipasang untuk pengamanan. Zona 1 sebagian sudah dipasang, tapi material sebagian besar sudah datang.
‘’Misal material pagar didatangkan dari luar Palembang yang dilakukan secara bertahap. Tetap Made In Indonesia,” jelasnya, namun tak menyebutkan dari daerah mana.
Menurutnya, berbeda dengan wessel atau konstruksi rel kereta api yang bercabang atau bersimpangan tempat memindahkan jurusan jalan kereta api.
Jika material pagar didatangkan dari dalam negeri, wessel didatangkan langsung dari Negara Ceko. “Material sudah ada dan sedang dalam pemasangan. Pemasangan tidak harus berbarengan dengan pengerjaan rel,” ujar Suranto.
Sementara, Sekda Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar mengatakan, sebanyak 2 Train Set (Rangkaian Kereta) Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan akan tiba di Palembang pertengahan April 2018 mendatang dan segera dilaksanakan uji coba.
“PT INKA selaku produsen rolling stock train set LRT Sumsel dalam waktu dekat akan mengirimkan 2 train set ke Palembang menggunakan kapal laut pada akhir Maret dan diperkirakan tiba di Palembang, pertengahan April 2018,” katanya.
Diungkapkannya, tahap awal ini akan dikirim 2 train set, info yang didapat pihaknya dari PT INKA, kira-kira sampai di Palembang antara tanggal 10 atau 11 bulan April nanti.
Selanjutnya, keseluruhan train set akan dikirim sampai dengan akhir Mei hingga awal Juni nanti. Keseluruhan ada 8 train set dengan total gerbong sebanyak 24 gerbong.
Masing-masing train set terdapat 3 gerbong dengan kapasitas kurang lebih 200 sampai 300 orang per gerbong, dilengkapi dengan Air Conditioner (AC) dan tingkat kenyamanan bagi penumpang dilengkapi juga CCTV dan Wifi gratis.
Semua dilengkapi CCTV untuk mengantisipasi apabila terjadi aksi kejahatan di dalam gerbong dan mengantisipasi segala pengamatan apa yang terjadi dalam rangkaian selama 0 menit hingga terakhir beropersi tiap hari. (cw05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses