Main Ponsel Ditilang

Main Ponsel Ditilang
Posted by:

Palembang- Operasi Patuh Musi mulai digelar 26 April-9 Mei 2018, ditandai dengan apel gelar pasukan di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel. Sebanyak 390 personil, 60 personel dari Polda Sumsel dan 330 personel Polres jajaran Sumsel, serta melibat PM TNI dan Dinas Perhubungan ikut dalam apel. Apel gelar pasukan tersebut dikomandoi langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkrnain Adinegara SIk MH dan Dir Lantas Kombes Taslim Chairuddin SIk.
Target atau sasaran Operasi Musi ini untuk menekan tingginya angka kecelakaan, kemacetan, akibat ulah pengendara yang kurang pentingnya kesadaran berlalu lintas atau keamanan, ketertiban, kelancaran (Kamseltibcar Lantas) pengendara di Palembang dan Sumsel.
Diutarakan Kombes Pol M Taslim Chairuddin SIk, operasi Patuh Musi merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan. “Ini sebagai wujud menekan tingginya pelanggaran lalu lintas, yang berujung terjadinya kecelakaan, kemacetan. Sehingga perlu dilakukannya adanya operasi untuk mencipta kondisi Kamsertibcar Lantas ini,” ungkapnya.
Taslim juga menegaskan, Operasi Patuh ini difokuskan terhadap penilangan kendaraan yang melakukan pelanggaran. “Sebenarnya tindakan penilangan itu, bukan jadi tujuan dalam penegakan hukum di jalan. Tetapi untuk membangun kesadaran warga untuk membangun tingginya kesadaran berkendaraan,” tegasnya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sendiri mengungkapkan, ada 7 target atau sasaran dalam Operasi Patuh Musi 2018 ini. “Pertama sasaranya itu pengendara motor yang masih suka menggunakan ponsel saat di jalan, lalu pengendara yang bonceng tiga, melawan arus, melanggar marka dan traffic ligt, melawan arus, belum cukup umur. Lalu pengendara ugal-ugalan, ngebut, helm tidak SNI, sama juga membawa narkotika atau alkohol akan ditindak tegas,” jelasnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses