Marak, Timses Caleg Tawarkan Uang

Marak, Timses Caleg Tawarkan Uang
Posted by:

Panwas dan Gakumdu Jangan Hanya Tunggu Laporan

Muara Enim, Palembang Pos,-
Masyarakat Muaraenim meminta Tim Penagakan Hukum Terpadu (Gakumdu), yang telah dibentuk oleh Polres Muara Enim tidak hanya menindaklanjuti laporan masyarakat, tetapi mereka juga harus mewaspadai kemungkingan terjadinya politik uang di masyarakat.
Salah seorang warga yang engan disebut namanya mengaku, pernah ditawari sejumlah uang oleh timses salah satu caleg.  “Awakni lah ado belum calon yang nak dipilih. Kalau belum ado, aku ni tim sukses caleg, Awak sekeluargoni ada berapo uwong, gek aku bayar Rp 100 ribu sikok uwong, cuma aku minta poto copy  KTP atau KK. Duitnya akan dijuke tiga hari lagi nak pemilihan. Jadilah kalau awak wong 5 dapat Rp 500 ribu,” jelas salah seorang yang mengaku tim sukses salah satu Caleg menggunakan bahasa daerah di satu tempat.
Menurutnya, masalah ini sudah santer terjadi, tetapi berlum ada tindakan dari pihak yang berwenang. “Padahal kita punya pengawas pemilu yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan orang, dan kita juga sudah ada Gakumdu. Jadi kalau memang mereka serius untuk menangkap pelaku politik uang, pasti tidak sulit. Tetapi saya tidak tahu kalau mereka hanya menunggu laporan dari masyarakat, sementara masyarakat sendiri banyak yang takut untuk menyampaikannya degan alasan keamanan, belum lagi persyaratan untuk ditindaklanjutinya laporan tersebut juga cukup rumit. Oleh sebab itu, pihak terkait harus peka terhadap masalah yang timbul di masyarakat, jangan Cuma tunggu laporan masyarakat saja,” jelasnya.
Menanggpai laporan masyarakat tersebut, Kapolres Muara Enim, AKBP M Aris, dalam rapat kordinasi persiapan Pemilu Legislatif yang dipimpin Bupati Muara Enim, Ir Muzakir Sai Sohar, Senin (17/2) mengatakan, untuk pengamanan pemilu pihaknya telah menyiapkan tim Gakumdu dengan menyiapkan salah satu ruangan di Polres Muara Enim.
Tim tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim yang didalamnya beranggotakan dari Panwaslu dan Kejaksaan.”Semua pelanggaran Pemilu bisa dilaporkan ke Gakumdu untuk dilakukan proses hukum,” jelas Kapolres.
Di tempat terpisah, Ketua KPUD Muara Enim, Rohani SH, ketika dikonfirmasi mengaku telah banyak mendapatkan isu jual beli suara tersebut. Namun berkaitan dengan  money politik itu sudah masuk pidana Pemilu. “Masyrakat bisa  melaporkannya  melalui Gakumdu. Mekanisme pelaporan mencantumkan KTP dan KK. Sanksinya jika terbukti cukup jelas yakni hukuman kurungan. Apabila pengaduan itu terbukti dengan ada putusan tetap dari dipengadilan. Pihak KPUD baru bisa melakukan eksekusi apakah dibatalkan dari  Caleg atau lainnya,” jelas Rohani didampingi Komisioner divisi hukumnya, Rabu (19/2). (luk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses