Masyarakat Harus Cerdas

Masyarakat Harus Cerdas
Posted by:

##Disdag Baru Terima 2 Pengaduan

PALEMBANG – Layanan pengaduan konsumen secara satu pintu yang sudah diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) sejak sebulan lalu, ternyata belum mendapat perhatian dari masyarakat Sumsel. Pasalnya, sejauh ini Dinas Perdagangan Sumsel baru mendapatkan dua laporan konsumen.
Padahal, layanan tersebut diluncurkan untuk memudahkan konsumen melaporkan produk bermasalah yang mereka temukan. Untuk itu, diharapkan masyarakat harus berani mengadukan produk-produk yang tak sesuai dengan ketentuan
Plt Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Yustianus mengatakan, pihaknya baru menerima dua laporan konsumen. Yakni, permasalahan leasing dan property. “Kalau leasing itu konsumen sudah hampir melunasi, namun ada menunggak pembayaran. Leasing ngotot minta lunasi untuk menyelesaikan tunggakan. Sedangkan kalau perumahan, sudah membayar uang muka tapi ternyata perumahannya tidak ada. Sekarang dua masalah ini sedang kita mediasi,” kata Yustianus.
Diakui Yustianus, pengaduan konsumen ini Dinas Perdagangan sifatnya hanya memediasi. Dengan harapan, masalah bisa diselesaikan. “Ada beberapa cara untuk menyelesaikan masalah konsumen ini. Melalui mediasi, rekonsiliasi dan arbitrase. Pengaduan ini juga salah satu upaya penyelesaian masalah tidak melalui jalur hukum. Namun, kalau memang kedua belah pihak tidak ada kata sepakat dan mau menempuh jalur hokum, ya itu kesepakatan mereka,” ungkapnya.
Dijelaskannya, sebenarnya pemerintah sudah membentuk lembaga khusus untuk melayani sengketa konsumen. Yakni, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). “Namun sekarang banyak yang vakum termasuk di Palembang. Hanya di Lubuklinggau yang aktif. Jadi, sementara memang langsung kita yang layani pengaduan konsumen,” jelasnya.
Yustianus menambahkan, kesadaran konsumen masyarakat untuk mengadukan masalah, memang masih rendah. “Mungkin juga masih banyak yang belum tahu. Kami juga ada keterbatasan untuk mensosialisasikannya. Tapi, kami terus menyampaikan ke masyarakat kalau memang ada pengaduan silahkan menghubungi nomor (0711) 310447,” imbaunya.
Yustianus juga mengatakan, masyarakat harus lebih peka dan cerdas sebelum membeli sebuah produk, terlebih di era ekonomi digital yang kian berkembang pesat.
“Kita tidak henti-hentinya mengajak konsumen lebih peka, atau lebih cerdas dalam memilih. Kecenderungan konsumen untuk menentukan dari berbagai aspek, terutama kesehatan dan kualitas,” jelasnya.
Terpisah, Plt Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Sri Agustina mengungkapkan, ada sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk bisa melaporkan produk bermasalah yang disediakan Kemendag, mulai dari email, telepon, hingga pesan singkat dalam layanan whatsapp.
Jalur pengaduan tersebut dapat memudahkan akses masyarakat, khususnya generasi milenial untuk mengadukan produk bermasalah.
“Jadi memang pemerintah dalam melakukan upaya-upaya, pemerintah terus melakukan upaya atau berusaha untuk melindungi konsumen dan memberdayakan kan konsumen,” jelas dia.
Adapun layanan yang dapat diakses, whatsapp : 0853 1111 1010, Hotline : 021 3441839, email : pengaduan.konsumen@kemendag.go.id dan Website : http://siswaspk.kemendag.go.id. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses