MBCC Undang 50 Anak Magang di Malaysia

MBCC Undang 50 Anak Magang di Malaysia
Posted by:

Palembang- Majelis Budaya dan Ekonomi Malaysia-Indonesia, atau lebih dikenal dengan Malindo Business & Cultural Center (MBCC), memberikan peluang kepada masyarakat Sumsel, khususnya Palembang, usia 18-23 tahun, untuk mengikuti magang di negeri jiran Malayisa. Untuk tahun ini MBCC memberikan kuota 50 anak yang ada di Palembang.

Demikian dikatakan Ketua Pengarah Malindo MBCC Asia, Dato Sri De Alex Ong, yang ditemui usai meresmikan kantor MBCC Palembang (28/4). Menurutnya kerjasama antara Indonesia-Malaysia sudah lama terjalin, dan dia berterimakasih atas respon positif yang diberikan tokoh masyarakat Sumsel, salah satunya Ramli Suta Negara, terhadap MBCC ini.

”Kami hadir disini, tidak hanya untuk bekerjasama dalam bidang ekonomi dan budaya saja. Tetapi kami juga siap membantu pembangunan di Palembang termasuk mempromosikan Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018, serta penambahan wawasan disektor pendidikan,” katanya.

Khusus untuk pendidikan, Alex mengatakan, pihaknya akan berangkatkan 10 pelajar dari NU untuk mengikuti studi banding pendidikan di Malaysia. ”Mereka ini nantinya akan tinggal dirumah-rumah penduduk, untuk mempelajari berbagai hal, termasuk budaya,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, MBCC juga akan memberikan kesempatan kepada 50 anak tamatan SMA di Sumsel, untuk mengikuti program magang di Malaysia selama setahun. ”Selama magang, anak-anak ini akan diberikan kuliah gratis, begitu pula dengan makan dan transportasi mereka. Selain itu, mereka juga akan dicarikan tempat magang, seperti di mini market, dan diberi gaji yang jumlahnya sekitar Rp 2 jutaan,” jelas Alex.

Nah, setelah pulang dari magang ini, lanjut Alex, anak-anak tersebut diharapkan bisa membuka usaha sendiri, sehingga bisa mengurangi pengangguran di Palembang. ”Bagi yang berminat, bisa mendaftarkan diri ke kantor MBCC Palembang yang ada di Jalan Soekarno Hatta. Dimana pendaftarannya gratis,” jelasnya.

Sedangkan Ramli Sutanegara, mengajak seluruh pengusaha maupun masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. ”Ada banyak hal yang bisa dijalin dalam kerjasama ini. Dan sekolah SMP/SMA NU Sumsel telah merasakan manfaatnya, selain menerima bantuan tas, mereka juga mendapatkan kesempatan mengirim 10 siswa terbaiknya belajar di Malaysia,” terang Ramli.(del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses