Mencapai Rp 2,6 Miliar

Mencapai Rp 2,6 Miliar
Posted by:

*Tunggakan Pelanggan PLN Membengkak
MUARADUA – Pemutusan sambungan menjadi jurus pamungkas bagi PLN Rayon Muaradua. Terutama mengatasi banyaknya pelanggan yang tidak melunasi tunggakan rekening listrik. Bahkan saat ini uang milik PLN yang nyangkut di pelanggan nunggak mencapai Rp2,6 miliar lebih.
Tunggakan itu terhitung sampai dengan Februari 2018, dengan besaran tunggakan perpelanggan bervariasi. Ada tunggakan sebulan, dua bulan atau bahkan tunggakan yang mencapai tiga bulan atau lebih dari tiga bulan.
Upaya tegas berupa pemutusan sambungan KWH meterbagi pelanggan nakalpun langsung diterapkan. Terutama terhadap pelanggan dengan limit tunggakan yang sudah kelewatan. Manajer PLN Rayon Muaradua Almon Rosyadi mengatakan pelanggan yang nunggak tiga bulan atau lebih langsung ditindak tegas. Yakni dengan pemutusan sambungan ke yang ber sangkutan.
“Tentu tindakan (pemutusan) ini kita ambil setelah dilakukan proses negosiasi dan tidak berjalan seperti kita harapkan. Tapi (sambungan) pelanggan bisa diperbaiki setelah yang bersangkutan melunasi kewajibannya,” terang Almon Rosyadi.
Dikatakannya, saat ini pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan. Mereka ditugaskan melakukan negosiasi kepada pelanggan dan apabila mereka (pelanggan) tersebut memang tidak mau bayar, barulah tindakan tegas tersebut bisa diterapkan.
“Dengan sangat terpaksa kami harus menerapkan aturan,” lugasnya.
Dari rekap data di PLN Rayon Muaradua diketahui tunggakan rekening didominasi pelanggan umum. Rinciannya, jumlah tunggakan tersebut di Dominasi oleh masyarakat umum yang mana mencapai Rp2.525.247.637 dan total pelangan yang menungak mecapai 11.595 pelanggan.
“Dari jumlah tersebut yang menunggak selama satu Bulan yang sebanyak 6.421 pelanggan, yang menunggak selama dua bulan dan tiga bulan yakni sebanyak 3.218 pelangan dan yang menunggak di atas tiga bulan lebih mencapai 1.956 sehingga total keselurhan terhitung sampai Bulan Febuari kemarin yakni mencapai 2.525.247.637 pelanggan. Sedangkan sisa tunggakan berasal dari intansi Pemerintah Daerah yang masuk di wilayah Rayon Muaradua,” urainya lagi.
Lebih lanjut Almon Rosyadi mengatakan besarnya jumlah tunggakan tersebut di sebabakan masyarakat ataupun pengguna jasa listrik Negara tersebut tidak disiplin dalam melalukan pembayaran iuranya seteiap Bulannya.
“Salah satu penyebabnya besarnya tunggakan ini dikaranakan pelanggan memang kurang disipilin untuk melakukan pembayaran atas hak yang diterimana, sehingga berdampak dengan penunggakan yang cukup besar seperti saat ini,” ujar Almon.
Masih menurut Almon Rosyadi, mengingat masih banyaknya tunggak tersebut sehingga pihaknya (PLN Red) terpaksa akan melakukan tindakan tergas seperti pemutusaan sambungan kilometer listrik terhadap pelanggan yang menungak di atas tiga Bulan lebih tersebut.
“Saat ini tim telah turun ke lapangan guna untuk melakukan negoisasi kepada pelanggan dan apa bila mereka (pelanggan red) memang tidak mau memnuhi kewajibannya terpaksa kita lakukan pemutusaan sambung terlebih dahulu. Dan apa bila pelanggan tersebut telah melunasi kewajibanya maka sambungan akan kita pasang kembali,” terang Almon.
Atas dasar itulah sambung Almon dalam kesempatan ini dirinya menghimbau kepada seluruh pelanggan PLN di Bumi Serasan Seandanan ini agar kiranya bisa tepat waktu saat melakukan pembayaran iuran tersebut. “Besar harapan kami kepada seluruh pelanggan agar kiranya bisa membayar iuran tepat waktu agar tidak sampai terkena denda,” ingatnya.(res)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses