Mendapatkan Laboratorium Berlisensi Internasional

Mendapatkan Laboratorium Berlisensi Internasional
Suasana pemberian kuliah umum yang dibawakan oleh ESRI Indonesia di aula lantai 3 UIGM, Selasa (6/6). Foto Rangga/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG –Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang terus melakukan MoU dengan Environmental Systems Research Institute (ESRI). Pasalnya dengan adanya kerja sama ini, mahasiswa UIGM akan memiliki laboratorium sistem informasi Geografis yang berlisensi level Internasional.

Wakil Rektor I UIGM Palembang, Sumi Amariena Hamim mengatakan dalam mengembangkan kompetensi dan persaingan di dunia kerja nantinya, pihaknya akan membuat sebuah laboratorium sistem informasi geografis berlisensi, yang mana ini adalah hasil kerja sama yang dilakukan pihak kampus dengan ESRI Indonesia sebagai salah satu perusahaan pemasok software sistem informasi geografi internasional. “Setelah adanya kerja sama dengan ESRI, UIGM akan mendapatkan bantuan seperti memberikan software yang berlisensi dan bisa digunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan perkuliahan,” katanya.

Mereka yang dari ESRI akan memberikan masukan ke dalam kegiatan kuliah umum dengan tema Unclok Data’s Full Potential With Arcgis Platform di Aula lantai 3 UIGM. Selama ini laboratorium yang tersedia sudah dilengkapi dengan aplikasi sejenis Arcgis Platform namun belum memiliki lisensi. Adanya perubahan aplikasi yang memiliki lisensi tersebut bisa memberikan keuntungan bagi mahaiaswa, sebab mereka akan memiliki sebuah sertifikat tambahan ijazah yang menunjukkan kompetensi yang lebih baik. “Software ini bisa berfungsi untuk pemetaan wilayah, penggambaran peta dan lain sebagainya,” jelasnya.

Semua mahasiswa yang memiliki mata kuliah yang berhubungan analisis parsial atau analisis keruangan bisa memakai lab tersebut. Seperti fakultas teknik program studi (prodi)/survei pemetaan, prodi perencanaan wilayah dan kota, prodi teknik sipil, prodi teknik informatika, prodi sistem informasi dan prodi sistem komputer. “Kita berharap UIGM Palembang bisa menjadi pusat pengembangan infrastruktur spasial (ruangan) di Sumsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Education Servis ESRI Indonesia, Regina Marya Hutoyo, Esri Indonesia mengatakan pihaknya memberikan kewenangan untuk memberikan lisensi kepada 30 Universitas di Indonesia. Dari total 30 universitas tersebut hanya tiga PTS yang diberikan lisensi salah satunya UIGM Palembang. “Jumlah software nya masih belum diketahui, namun diharapkan adanya kerjasama tersebut dapat memaksimalkan proses pembelajaran materi di dalam kelas,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses