Menhub: Anggaran LRT Belum Jelas

Menhub: Anggaran LRT Belum Jelas
Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan, saat meninjau proses pembangunan LRT di kawasan Bandara SMB II Palembang, Sabtu (9/1). Foto : Humas Pemprov Sumsel
Posted by:

PALEMBANG – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Ignasius Jonan menyebut, anggaran pembangunan Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan di Palembang masih belum jelas. Meskipun Pemerintah telah mendengung-dengungkan bahwa biaya yang akan dihabiskan untuk membangun LRT sebesar Rp 7,2 triliun, namun hal tersebut ternyata hanyalah perkiraan belaka.
“Kita belum mendapatkan jumlah pasti anggaran yang diperlukan. Hanya saja, pemerintah memperkirakan APBN yang dikucurkan dalam pembangunan LRT di Palembang berkisar angka tersebut. Angka Rp 7,2 triliun itu masih kira-kira,” ungkap Jonan kepada wartawan usai melakukan rapat evaluasi terhadap pembangunan LRT Palembang yang berpusat di VVIP Room Bandara SMB II Palembang, akhir pekan lalu.
Kendati belum jelas berapa biaya yang akan dihabiskan untuk membangun LRT, namun Jonan memastikan, proses pengerjaan akan selesai sebelum penyelenggaraan Asian Games pada 2018 mendatang. Sehingga ketika Asian Games digelar, permasalahan kemacetan di Palembang akan teratasi dengan baik.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin mengatakan, dalam jangka waktu tiga atau empat tahun mendatang, kondisi Palembang akan mengalami kemacetan total. Sehingga, untuk mengantisipasi hal-hal tersebut terjadi pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah.
“Salah satunya pembangunan LRT yang diharapkan bisa mengurai kemacetan di Palembang ke depannya. Saat ini saja kondisi Palembang sering mengalami kemacetan. Ke depan, keluar dari garasi saja sudah macet,” harap Alex.
Untuk mengatasi kemacetan yang akan dihadapi, menurut Alex, dibutuhkan intervensi sejak dari sekarang. Palembang saat ini membutuhkan angkutan massal, kemudian efisiensi dan traffick manajemen. Untuk itu, pada 2016 ini akan dibangun di Palembang akan dibangun Jembatan Musi IV dan VI, tiga ruas jalan tol, fly over, dan lain-lain.
“Untuk itu saya minta maaf kepada warga Palembang, karena pada 2016 dan 2017 nanti kondisi Palembang hancur berantakan lantaran banyaknya pembangunan infrastuktur. Akan tetapi, damapak yang luar biasa akan kita rasakan setelah semua pembangunan itu selesai,” tutup Alex.(ety)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses