Menjambret Untuk Beli Minyak Motor

Menjambret Untuk Beli Minyak Motor
Tersangka Rio bersama barang bukti saat gelar perkara di Mapolsekta IB II. Foto Agus/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Aksi heroik bak pahlawan, dilakoni Ratih (26), warga Jalan Puncak Sekuning, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Sebab, usai menjadi korban penjambretan, Ratih dengan berani menangkap pelakunya bernama Ario Ardiansyah alias Rio (17), warga Jalan Veteran, Lorong Karyawan, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II.
Kejadiannya di Jalan dr Cipto, Kelurahan Bukit Besar, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, pada Sabtu (16/4), sekitar pukul 11.00 WIB. Dari pelaku Rio, polisi mengamankan sepeda motor Honda Revo Nopol BG 5510 JAB digunakan untuk menjambret.
Informasinya, siang itu, pelaku dan korban sama-sama melaju di kawasan tersebut. Saat korban hendak mendahului sepeda motor pelaku, pelaku melihat kalung perhiasan yang dipakai oleh korban. Melihat hal itu, timbul niat pelaku Rio untuk menjambret kalung perhiasan tersebut.
Saat ada kesempatan, pelaku langsung menarik kalung tersebut. Menariknya, korban tak berteriak ataupun panik, malahan korban dengan sabar mengikuti sepeda motor pelaku. Setelah melihat motor pelaku berhenti di Jalan Balap Sepeda atau tepatnya di depan Stasiun TVRI, korban langsung menangkap pelaku sambil berteriak.
Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar dan pengendara melintas membantu korban untuk menangkap pelaku. Setelah berhasil menangkap pelaku, korban bersama warga langsung menyerahkan tersangka ke Mapolsekta IB II.
Dihadapan polisi, pelaku Rio mengaku nekat melakukan aksi penjambretan dikarenakan tidak ada uang untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) motornya. Pasalnya, dirinya takut pulang ke rumah, karena motor yang dipakai merupakan motor orang tuanya.
“Baru pertama kali ini Pak aku melakukan penjambretan. Rencananya, uang hasil penjambretan itu mau aku gunakan untuk beli minyak motor Pak,” kata pelaku yang mengaku tamatan SMP ini saat diperiksa di Mapolsekta IB II, Selasa (26/4).
Kapolsekta IB II Kompol Ahmad Firdaus, didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa menjelaskan, pelaku ditangkap oleh korban dibantu oleh warga sekitar. Selanjutnya baru diserahkan ke Polsekta IB II. “Pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” kata dia. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses