Minim, Pengaduan ke BPSK

Minim, Pengaduan ke BPSK
Posted by:

Merdeka, Palembang Pos.-
Jumlah pengaduan di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) kota Palembang pada 2013 lalu masih minim. Selama setahun, lembaga ini hanya menerima delapan pengaduan dari masyarakat.
Kepala BPSK Kota Palembang, Yustianus mengatakan, laporan yang masuk di BPSK didominasi pembelian yang tidak sesuai kesepakatan, sehingga bertendensi penipuan.
“Contohnya, pembelian alat rumah tangga, belajar di mini market dan lainnya,” kata Yustianus.
Diakui Yustianus, saat ini laporan dari masyarakat mengenai sengketa konsumen ini memang masih sedikit di BPSK. Hal itu disebabkan masih kurang familiarnya nama BPSK di masyarakat.
“Masih banyak yang melapor kepada Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Atau ada yang tidak melapor sama sekali ketika terjadi pelanggaran terhadap hak-hak konsumen,” jelas dia.
Padahal, kata Yustianus, YLKI hanya sebatas mediasi dan tidak memilih wewenang untuk memutuskan. Sedangkan BPKS memiliki kewenangan menjatuhkan hukuman sebab orangnya adalah penyidik pengawai negeri sipil (PPNS).  “Sejauh ini, laporan yang masuk masih bisa di mediasi,”ulasnya.
Yustianus mengungkapkan, jika di kota lain keberadaan BPKS terbilang eksis. Pertahun ada puluhan laporan yang masuk seperti di Padang, Jakarta dan daerah lain.
“Kalau dari daerah lain sudah lebih baik mengenal BPSK. Kalau di Palembang memang masih terkendala kurangnya pengetahuan masyarakat akan BPSK. Nanti, akan terus kami sosialisasikan,” tukasnya. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses