Minimal Raih Satu Poin

Minimal Raih Satu Poin
Posted by:

BANDUNG – Laga kedua Indonesia Super League (ISL) 2014, akan dilakoni Sriwijaya FC dengan menantang Pelita Bandung Raya (PBR) di stadion Si Jalak Harupat, Bandung, sore ini (live RCTI pukul 15.30 WIB). Meski dalam situasi kurang menguntungkan, tim Laskar Wong Kito tetap membidik poin. “Situasi kita kurang bagus, karena terlalu banyak pemain cedera.

Jadi targetnya realistis saja, minimal satu poin,” ucap pelatih Sriwijaya FC Subangkit.
Bagaimana tidak, juru gedor andalan Lanchine Kone masih dalam tahap pemulihan, dan kemungkinan baru tampil saat lawan Arema (09/02). Kemudian, Asri Akbar, Maman Abdulrahman, M Hamzah, M Shobran masih berkutat dengan cedera. Sedangkan Sumadi dan Firdaus Ramadhan kondisinya masih meragukan.
Praktis, Subangkit akan kembali memercayakan sejumlah pemain muda untuk menghadapi PBR. Hafit Ibrahim dan Rizky Dwi Ramadhan sepertinya akan kembali mendapat kepercayaan.
Turun dengan para pemain muda, Subangkit menegaskan timnya akan tetap tampil fight (ngotot). Menurutnya Sriwijaya FC tidak boleh menjalani tur sia-sia di Bandung, soalnya sebelumnya harus takluk 0-1 dari Persib (02/02).
Dari segi pola permainan, mantan arsitek Persiwa Wamena ini tampaknya akan mengusung pola 4-2-3-1. Pola ini sudah diasah sejak pembentukan beberapa bulan yang lalu. Di bawah mistar, Fauzi Toldo menjadi jaminan dengan dilapisi Erol Iba, Maiga, Vali, dan Jeki Arisandi. Kemudian didepannya ada Hafit Ibrahim dan Vendry Mofu. Trio gelandang serang akan ditempati Siswanto, Anis Nabar, serta Olivier Ongfiang untuk menopang Syamsir Alam yang diplot sebagai targetman.
Secara mental, Subangkit menegaskan timnya tidak terlalu terpengaruh atas kekalahan dari Persib. Menurutnya kini Siswanto dan kawan-kawan sangat bersemangat dan antusias untuk menghadapi PBR.
Kekuatan PBR, diakui Subangkit, memiliki gaya permainan yang bagus. Kehadiran sejumlah pemain senior, khususnya duet penyerang Gaston Castano dan Bambang Pamungkas, memberikan suntikan moral bagi pemain lainnya.
“Tetapi kita sudah siap. Kita sudah merancang taktik dan strategi untuk meredam PBR. Mudah-mudahan nanti tim bisa bermain baik dan mencapai hasil positif,” paparnya.
Sementara pelatih PBR Dejan Antonic menganggap Sriwijaya FC lawan yang berat. Bahkan dirinya menyebut kualitas Sriwijaya FC masih lebih baik dari Persita Tangerang yang telah dikalahkan anak asuhnya dengan skor 2-0.
“Sriwijaya FC tim besar dan sudah banyak gelar juara. Tim kami baru terbentuk dan didominasi pemain muda, satu poin sudah bagus saat lawan Sriwijaya FC,” imbuhnya.
Nada merendah kubu PBR, seharusnya tidak membuat Sriwijaya FC terlena. Laskar Jakabaring harus tetap fokus demi hasil positif. Setidaknya hasil bagus lawan PBR, bisa menjadi modal menjamu Arema di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (09/02) mendatang. (kie)

Perkiraaan pemain
PBR (4-4-2)
Denis Romanovs (K), Dias Angga, Hermawan, Boban Nikolic, Wildansyah, Agus Indra, Kim Jefri, Anggo Julian, David Laly, Bambang Pamungkas, Gaston Castano.
Pelatih: Dejan Antonic

Sriwijaya FC (4-2-3-1)
Toldo (K), Erol Iba, Maiga, Vali, Jeki Arisandi, Hafit Ibrahim, Vendry Mofu, Siswanto, Anis Nabar, Ongfiang, Syamsir Alam.
Pelatih: Subangkit

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses