Minta Ketegasan KPU Kabupaten Lahat

Minta Ketegasan KPU Kabupaten Lahat
Posted by:

LAHAT,-
KPU Lahat kembali mengundang tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wabup Lahat, untuk pembahasan jadwal kampanye akbar/kampanye rapat umum paslon, Rabu (14/3/18). Padahal sejak (13/2/18) lalu, KPU sudah menetapkan jadwal kampanye lima pasangan calon Bupati dan Wabup Lahat. Tentu saja keputusan KPU Lahat ini menuai beragam pendapat dari tim paslon. Bahkan, ada yang menuding KPU Lahat tidak tegas dengan keputusannya sendiri.
Rutim, Tim Paslon nomor urut 1, Nopran Marjani-Herliansyah menilai, KPU Lahat terlalu cepat menentukan jadwal kampanye akbar. Jadwal kampanye akbar yang ada saat ini, dianggap tidak efesien untuk merebut hati masyarakat. “Kampanye akbar itu bagusnya di akhir, sebagai penutup dari kampanye dialogis. Setelah masa menyampaikan visi-misi, masa kampanye diaogis sudah banyak, efesiensinya baru kampanye akbar,” tegas Rutim.
Tak terkecuali tim paslon nomor urut 2, Hafid Padli-Erlansyah juga melontarkan pernyataan. Dian, tim pemenang Hafit-Erlansyah mengatakan, tidak keberatan bila jadwal kampanye akbar harus dirubah. “Memang jadwal itu terlalu cepat, baru tahap pengenalan sudah kampanye akbar,” katanya.
Pernyataan berbeda dilontarkan Ahmad Syari, tim paslon nomor urut 4, Bursah Zarnubi-Parhan Berzah. Menurutnya, karena jadwal telah ditetapkan melalui rapat pleno, jadi tidak perlu dirubah. “Cukup laksanakan saja sesuai jadwal yang ada. KPU Lahat harus bisa menjaga komitmen bersama, agar bisa melaksanakan kampanye aman dan damai,” ucap Ahmad Syari.
Disisi lain, Ketua KPU Lahat, Samsurizal Nusir mengatakan, sengaja mengundang tim dari masing-masing paslon, dengan alasan KPU Lahat sudah memiliki pedoman jadwal. “Kalaupun ada perubahan jadwal, ini mata rantainya panjang. Karena harus merubah jadwal se Sumsel. Maksud undangan ini, harapannya tiap paslon dapat mengikuti aturan yang ada,” sampainya. (rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses