Motor Jambret Dibakar Massa


Motor Jambret Dibakar Massa

Warga kesal atas ulah pelaku, membakar motor yang digunakan pelaku. Foto Muin/Palembang Pos
Posted by:

KAYUAGUNG – Dua pelaku jambret, Andriyanto bin antoro (23) warga Desa Sukarami Tanjung Lubuk, dan Arman Saputra bin Yuda Munir (18) warga Desa Sukarami Tanjung Lubuk OKI, nyaris dibakar warga, Jumat Siang (16/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pasalnya, kedua pelaku yang melakukan aksinya terhadap Jumina Gustina alias uul binti Tasik (16) Warga Simpang Kijang Desa Celikah Kayuagung ini, berhasil ditangkap warga setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh.

Warga merasa sudah kesal atas ulah pelaku, selanjutnya membakar motor pelaku. Informasi dihimpun menyebutkan, korban tercatat siswa Kelas II SMK III Kayuagung, baru saja pulang menggunakan sepeda motor dari arah Pasar Kayuagung menuju Desa Celikah.

Saat lampu merah Simpang Polres OKI, korban bertemu dengan pelaku yang berboncengan mengendarai Yamaha V-IXION dengan Nomor Polisi (Nopol) BG 4580 KS berada bersebelahan.

Setelah lampu hijau menyala keduanya sama-sama memacu kendaraannya. Tak berapa jauh, pelaku memepet korban, setelah dekat langsung menyambar kalung yang dipakai korban.

Sontak aksi pelaku membuat korban kaget dan berusaha mengejar. Kedua kendaraan bersenggolan dan sama-sama terjatuh persisnya di Simpang jalan tol Desa Celikah.

Korban kemudian berteriak minta tolong dan warga kebetulan sedang ramai berhasil menangkap kedua pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Sementara motor pelaku Yamaha V-IXION dibakar warga. Selanjutnya, warga menyerahkan pelaku dan barang bukti ke Polisi.

Dihadapan polisi, Andriyanto mengatakan, mereka berasal dari Tanjung Lubuk untuk jalan-jalan sekaligus mencari mangsa.
“Saya mengajak Arman. Tadinya mau bayar utang dengan kakak. Di jalan melihat ada korban kami langsung beraksi,” ujarnya.

Menurutnya, aksi jambret ini baru pertama kali dilakukannya. Selama ini dia bekerja sebagai penyadap karet.”Aku baru pertama kali pak, ini jugo idak direncanaan,” kelitnya.

Sementara, Kapolres OKI AKBP Amazona Pelamonia SIK membenarkan, adanya kejadian tersebut. Saat ini, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres guna proses hukum lebih lanjut. (jem)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses