Msin Rice Transplanter Tanam Lebih Efisien

Msin Rice Transplanter  Tanam Lebih Efisien
????????????????????????????????????
Posted by:

PAGARALAM – Teknologi maju dalam hal bercocok tanam terus diberikan kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani. Penggunaan mesin tanam padi rice tranplanter ternyata lebih cepat, penyemaian benih padi satu hektare cukup memerlukan waktu empat hingga lima jam saja.
Bayangkan jika dilakukan pola manual (tradisional, Red) bisa memerlukan waktu satu hingga dua hari, belum lagi biaya tanam hingga Rp1, 5 juta hingga Rp2 juta bisa diirit. Hal ini diakui salah seorang anggota Poktan asal Dusun Jambat Akar, Jamal. Sejak 2016 lalu ia sudah menggunakan mesin rice tranplanter.
Dengan pola penyiapan bibit dari benih padi hanya memerlukan waktu 15 hari, asalkan pola penyemaian benih menggunakan media tanam menggunakan tray (tempat penyemaian khusus, Red).
“Secara tradisional satu hektare penyemaian bibit padi satu penuh hingga dua hari sesuai dengan jumlah orangnya. Itupun upahnya tinggi. Satu hektar berkisar 100 hingga 200 kg beras, jika diuangkan sekitar Rp1,5 jutaan,” katanya.
Sejak 2016 lalu merasakan menggunakan mesin tranplanter dan penyiapan bibit menggunakan tray. “Mesinnya merupakan bantuan, jika beli sangat mahal. Keuntungannya, jika kondisi suplai air cukup, setahun bisa tigakali panen,” jelasnya seraya mengatakan dua tahun terakhir dirinya berhasil limakali panen di satu area tanam.
Sementara Kadis Pertanian Kota Pagaralam, Jumaldi Jani SP, melalui Kabid Sapras, Pengolahan dan Pemasaran, Ade Dwi Darmayanti SP, melalui Kasi Pupuk dan Alsintan, Feri mengatakan, pembinaan kepada petani dengan melakukan uji coba tanam bibit padi menggunakan mesin rice tranplanter ini sebagai upaya percepatan produktivitas tanaman padi di Kota Pagaralam.
Seperti yang dilakukan kemarin, bertempat di areal sawah petani di Bedeng Kresek, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara. “Petani kita latih menggunakan mesin tanam bibit padi ini. Kita mengenalkan salahsatu teknologi pertanian, agar produksi padi mereka meningkat yang akhirnya petani bisa lebih sejahtera,” ujar dia.
Pada kesempatan tersebut petani selain ujicoba mengoperasikan mesin juga dikenalkan pola tanam untuk penyiapan bibit dengan pola penyemaian menggunakan media tanam tray. “Penyemaian bibit padi bisa lebih cepat sekitar 15 hari. Secara umum petani masih melakukan pola penyemaian di areal sawah mereka dan waktunya justru lebih lama, membutuhkan hingga sekitar 25 hari,” katanya. (cw08)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses