Mulai Lakukan Pelebaran Jalan

Mulai Lakukan Pelebaran Jalan
Posted by:

Merdeka, Palembang Pos.-
Pembangunan underpass di Simpang Patal saat ini sudah mulai masuk tahap pelebaran jalan. Akibat pengerjaan ini, Jalan R Soekamto mengalami kemacetan.
Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Metropolitan Palembang, Ahmad Taruna Jaya mengatakan, proses pelebaran jalan ini dilakukan secara bertahap. Karena, masih ada juga utilitas yang belum dibersihkan dari areal tersebut. Seperti pipa PDAM, gardu listrik serta ada kabel sutet 150 ribu KVA.
“Dikerjakan mana yang bisa dikerjakan. Sekarang memang sedang proses pelebaran jalan, jadi lalu lintas macet,” kata dia.
Taruna menambahkan, sampai saat ini masih ada sekitar 2.000 meter lahan yang belum dibebaskan.
“Dari 11.000 meter persegi lahan yang dibebaskan masih sekitar 2.000 meter yang lahan belum dibebaskan. Mungkin dalam waktu dekat akan diganti rugi karena sudah kita koordinasikan,” ujarnya.
Taruna mengungkapkan, hal lain yang menjadi menghambat pembangunan underpass adalah design proteksi pengamanan pipa pertamina gas yang belum diterima.
“Masalah ini udah dirapatkan dengan pihak terkait, kita masih menunggu design tersebut. Ini sangat penting mengingat posisinya berada dibagian penggalian underpass itu sendiri. Sebelum kita menerima design tersebut, kita tidak akan bisa menggali tanahnya,” ucapnya.
Kendati terdapat beberapa hambatan, lanjut dia, pengerjaan tetap berlangsung. Karena pengerjaan yang sedang dikerjakan tersebut tidak berhubungan dengan hambatan itu sendiri.
“Untuk fisik drainase sudah terpasang, termasuk utilitas sebagian besar sudah dikerjakan dan listrik PLN sudah dipindai tiangnya. Kita berharap yang menjadi kendala saat ini bisa segera diselesaikan untuk kelancaran pembangunan underpass,” katanya.
Sementara itu,  Asisiten II Pemprov Sumsel bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Eddy Hermanto mengakui, pembangunan underpass simpang Patal masih mengalami kendala terkait pembebasan lahan.”Dalam waktu dekat akan kita bayarkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengimbau kepada  masyarakat untuk lebih memahami kendala yang ada. Karena underpass ini adalah program besar dan merupakan alternatif untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut. “Kita sudah memiliki prosedur untuk menyelesaikan infrastruktur ini. Untuk pembebasan lahan pasti akan kita bayar,” pungkasnya. (ika/ati)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses