Musabaqoh Kitab Kuning, 85 Santri Berebut 6 Tiket Pusat

Musabaqoh Kitab Kuning, 85 Santri Berebut 6 Tiket Pusat
Pembukaan mushabaqoh kitab kuning di Palembang. foto : rizki/palembang pos
Posted by:

PALEMBANG-  Sebanyak 85 orang santri dari 35 Pondok Pesantren di Sumatera Selatan (Sumsel) unjuk kebolehan dalam membaca kitab Ihya Ulumuddin karangan Imam Ghazali dalam lomba musabaqah kitab kuning di Ponpes Aulia Cendikia, Talang Jambe, Palembang, Kamis (7/4).

Kegiatan yang digelar oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk melestrikan tradisi Pesantren ini mendapat perhatian serius dari para santi. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti lomba membaca tulisan arab gundul dihadapan dewan juri yang diketua oleh Dr KH Rosidin Hasan.

Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan PKB terhadap khazanah keilmuan pesantren. Ditambahkan Ramlan, lomba ini tidak hanya berakhir disini saja, akan tetapi para pemenang akan mengikuti babak final di Graha Gus Dur Sekretariat DPP PKB pada 12-13 April.

“Mereka akan bertanding dengan 124 orang santri putera dan puteri se Indonesia yang jadi  pemenang tahap penyisian. Dimana akomodasi, konsumsi dan transporyasi peserya pulang pergi ke Jakarta-Palembang akan ditanggung panitia,” katanya.

Untuk Sumsel sendiri lanjut ramlan, akan menyeleksi 3 santri putera dan 3 santri puteri. Jika lolos dipusat, peserta akan mendapatkan total hadiah Rp200 juta serta tiket umrah dan ziarah ke makam Imam Ghazali serta bantuan biaya pendidikan. “Kategori penilaian meliputi qiraah, fahmul lafdziyah, qaidah nahwu-sharaf dan penguasan materi. “Dewan juri terdiri dari majelis yang dipimpin oleh KH Rosidin Hasan, ketua NU kota Palembang dan beberapa Kiai dari Ponpes di Sumsel,” tambahnya.

Acara pembukaan lomba ini dihadiri KH Hendra Zainuddin MPdI Pengasuh Ponpes Aulia Cendikia, DR KH Rosidin Hasan (ketua NU kota Palembang), ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda, anggota DPD RI Dapil Sumsel, Hendri Zainuddin dan sejumlah anggota DPRD dari PKB serta ketua PCNU kabupaten/kota.

Selaku tuan rumah, pemilik ponpes Aulia Cendikia Ustad H Hendra Zainuddin berharap kegiatan yang sangat positif ini dapat dilangsungkan secara rutin.

“Apalagi nantinya di sini akan dibangun pusat pelatihan keagamaan. Silahkan semuanya bergabung,” bebernya.

Sementara anggota DPD RI Hendri Zainuddin menekankan, nilai-nilai keagamaan saat ini memang perlu lebih ditekankan kepada generasi muda. Sehingga, pihaknya sangat mendukung lomba-lomba yang mengandung unsur keagamaan.

“Kita berharap, nantinya akan muncul ulama besar dari anak-anak ini. Tentunya selaras untuk menjadikan Palembang sebagai kota santri,” tukasnya. (kie/del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses