Musi VI Terkendala Pembebasan Lahan

Musi VI Terkendala Pembebasan Lahan
Posted by:

/// Progres Pembangunan 61,57 Persen

PALEMBANG- Pembangunan Jembatan Musi VI yang memiliki panjang 1.125 meter dengan lebar 11,50 metere hingga saat ini masih terkendala dengan permasalahan pembebasan lahan.
Hal ini diungkapkan Pejabat Pembuat Komite (PPK) Jembatan Musi VI, Joko Saputra saat diwawancarai di Kantornya, Senin (16/4/18).
Joko mengatakan, pembangunan Jembatan Musi VI untuk pembangunan konstruksinya tidak ada permasalahan. “Ya, kalau untuk konstruksinya tidak ada masalah, kita hanya bermasalah dengan pembebasan lahan,” katanya.
Adapun pembebasan lahan yang masih belum diselesaikan yaitu berada di kedua sisi yaitu Seberang Ilir dan Seberang Ulu. “Ya, untuk di Seberang Ilir ada sekitar 30 rumah dan lahan atau seluas 300 meter, sedangkan untuk di seberang ulu ada 15 rumah dan lahan atau seluas 200 meter,” ujar Joko.
Joko menjelaskan, jika permasalahan pembebasan lahan ini belum juga diselesaikan secepatnya maka pembangunan Jembatan Musi VI tidak akan selesai atau tidak bisa dipergunakan saat penyelenggaraan Asian Games mendatang.
“Sampai saat ini lahan di seberang ilir dan ulu masih belum bebas, belum tahu kapan selesainya pembebasan lahan ini. Meski jembatan utamanya sudah jadi, namun belum bisa digunakan. Sebab akses pendekat
menuju jembatan belum ada, padahal pembangunanya masih membutuhkan waktu 4 hingga 5 bulanan lagi,” jelasnya.
Lebih lanjut diungkapkannya, Untuk pengerjaan yang belum bisa dikerjakan itu pilar-pilar yang menyambungkan ke jalan utama seperti pilar I, 2, 3 (bagian Seberang Ilir) dan pilar 11 (bagian Seberang Ulu) serta abodmen satu dan dua. “Untuk itu saya berharap agar masalah lahan ini cepat diselesaikan, sehingga para pekerja bisa langsung mengerjakannya. Untuk bahan dan alat sendiri semua sudah siap tinggal eksekusi pengerjaan saja,” ungkap Joko
Joko menambahkan, secara keseluruhan progress pembangunan jembatan mencapai 61,58 persen dari rencana target 61,41 persen. Untuk rangka jembatan sendiri sudah rampung, pengerjaan saat ini difokuskan pada pembersihan lantai jembatan di bentang tengah sepanjang 200 meter.
“Pembersihan ini memakan waktu sekitar satu minggu, untuk kemudian dilajutkan melakukan pengecoran. Proses pengecoran dijadwalkan akan dilakukan pada minggu ketiga atau keempat di April ini. Waktu pengerjaan pada proses pengecoran sendiri diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu,” katanya (cw05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses