Nasib Penghuni Rusun di Tengah Peremajaan (2)

Nasib Penghuni Rusun di Tengah Peremajaan (2)
Posted by:

Khawatir Relokasi Tidak Diganti Rugi

Selain Suherman warga rusun blok 45 yang masih kebingungan dengan rencana Pemkot Palembang terkait rencana peremajaan rusun, Arif Rachman (40) warga rusun blok 47 rt 11 rw 09 cempako dalam juga mengeluhkan hal yang sama terkait pemerintah tersebut  yang akan melakukan revitalisasi secara kesuluruhan rusun yang berada di kawasan radial 24 ilir dan 26 tersebut.

Jhon Kenedy – Palembang Pos

MESKI dalam kondisi sumpek dan kumuh, rumuh susun sudah menjadi hunian yang begitu akrab dengan masyarakat di Kota Palembang terlebih para penghuninya sendiri. Bahkan tak jarang kawasan rumah susun menjadi target marketing produk karena kawasan dan penghuninya yang begitu banyak.
Menurut Arif, pria kelahiran lampung yang sudah lama tinggal di rusun ini, dirinya tidak jarang kawasan rusun menjadi lokasi strategis dalam event-event politik, bahkan meraup keuntungan dari warganya yang terbilang banyak.
“Waktu Pemilukada Kota Palembang kemarin banyak warga di rusun ini yang milih Pak Romi, hampir rato-rato milih dio. Tapi ngapo sekarang kami meraso terancam dengan rencano Pemkot Palembang yang nak ngerehab rusun ini dan indikasinyo kami pasti digusur,” bebernya.
Di tengah kondisi ekonomi keluarganya yang masih sangat minim, termasuk dengan jumlah perabotan rumah tangganya yang rata-rata masih kredit, pria yang juga berprofesi sebagai tukang ojek ini khawatir jika rencana relokasi penghuni rusun tersebut akan ditelantarkan dengan rencana pemkot yang tidak jelas seperti apa pelaksanaannya.
“Sekarang paling murah sewo kontrakan atau bedeng perbulan paling murah 500 ribu pak sebulan itupun sudah langka. Sementaro kalau rencanonyo rusun ini dak direnovasi dan penghuni semuanya diusir, berapo banyak kagek yang terlantar karena tidak ada tempat tinggal atau biaya untuk sewa,” ungkapnya.
Seharusnya tambah Arif, pemerintah lebih mengarahkan warga di rusun ini atau setidaknya sosialisasinya yang lebih intens agar masyarakat atau penghuni rusun lebih mengerti dan paham apa yang direncanakan pemerintah dalam rencana peremajaan rusun tersebut.
“Kami berharap secepatnyo pemerintah ini sosialisasi atau dibangun komunikasi jangan membuat kami para penghuni rusun ini resah, antara digusur apo direlokasi dengan tempat baru, atau diganti rugi,” tandasnya. (cr10)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses