Nasib Ratusan Buruh Digantung

Nasib Ratusan Buruh Digantung
Posted by:

 

 

LAHAT – Ratusan mantan pekerja PT Sawit Mas Sejahtera (SMS), mencari keadilan. Sejak dinyatakan tidak lagi bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit itu tahun 2012 lalu, sebanyak 150 orang yang sebagian besar perempuan ini, tidak memperoleh kejelasan dari manajemen PT SMS.

Padahal sebagian besar telah bekerja cukup lama.  “Mereka ini hanya menuntut apa yang menjadi hak,” tegas Ketua Umum Serikat Buruh Perkebunan Kelapa Sawit (SBPKS) Kabupaten Lahat, Fauzi Anwar, saat mendampingi perwakilan mantan pekerja PT SMS, mendatangi Disnakertrans Kabupaten Lahat, Rabu (12/9/18). Kedatangan perwakilan pekerja korban PHK ini, ingin melaporkan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kikim ini, lantaran diduga telah melanggar undang-undang tenaga kerja.

Fauzi menjelaskan, ratusan buruh yang bekerja sebagai perawat kebun kepala sawit PT SMS ini telah dipecat sejak lima tahun lalu. Namun tidak ada penjelasan dari manajemen PT SMS, sebab tidak menerima pesangon. Bahkan, manajemen telah menerima pekerja baru. “Kami telah melakukan komunikasi dengan manajemen perusahaan. Janjinya akan menemui kami, tetapi sudah satu minggu lebih tidak ada klarifikasi, tidak ada niat baik,” ujarnya.

Kepala Disnaker Kabupaten Lahat, Ir H Ismail Hanafi, melalui Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Aris Toteles menyatakan, tidak mungkin mengambil kebijakan dari satu pihak, tentunya ada prosedur yang akan dilalui. Pihak perusahaan akan kita panggil dan mendengarkan penjelasan dari mereka melalui mediasi. “Kami tunggu dari serikat buruh agar menyampaikan  pengaduan tertulis. Silahkan lampirkan risalah telah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan. Selanjutnya kami panggil perusahaan,” jelasnya. (rif) 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses