Night Culinery Destinasi Wisata Baru

Night Culinery Destinasi Wisata Baru
Posted by:

PALEMBANG- Upaya menjadikan dan membangkitkan nilai sejarah yang pernah ada pada tempo dulu, Pemerintah Kota Palembang (Pemkot) melalui Dinas Pariwisata Kota Palembang dan beberapa OPD terkait secara perlahan dan pasti menghadirkan pusat destinasi wisata dan hiburan bersejarah yang ada di Kota Palembang.
Kali ini Lorong Basah Night Culinery yang disulap seperti suasana negeri tirai bambu pada malam hari. Suasana kilauan lampu pijar dan lampion menjadikan night culinery di Lorong Basah serasa berada di negeri Cina.
Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan, potensi wisata yang ada di kota sejarah ini masih menyimpan banyak mutiara yang indah untuk digali lagi.
Seperti yang sudah kita lakukan peremajaan dan fungsinya yaitu Sungai Sekanak, Foto 3 Dimensi di Alang-alang Lebar, kampung mural dan beberapa destinasi wisata lainnya yang kembali di hidupkan.
“Ide ini muncul ketika saya melihat kondisi lorong yang sempit, sedangkan pembeli harus nyaman. Jadi kita buat suasana seperti ini. Memang masih banyak kekurangan seperti lampu dan penataannya yang sedikit lagi harus dikonsep. Tapi pelan-pelan akan diperbaiki,” jelasnya.
Mengenai pajaknya, lanjut dia, akan diupayakan gratis. Lanjutnya, selain lorong basah ini saya mengajurkan ada beberapa lorong A sampai D yang ada di lorong ini untuk kita lakukan perbaikan.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Isnaini Madani mengatakan, jika ide bersumber dari Bapak Walikota H Harnojoyo sendiri.
“Agar tetap bersih kita membuat peraturan kepada pedagang untuk tidak mencuci piring. Maka dari itu alat makan yang digunakan sifatnya sudah dipakai langsung dibuang. Bukanya mulai dari 6 sore- jam 2 malam. Sudah disetujui oleh Pemkot dan aparat keamanan dimana dari pihak kepolisian,” ungkapnya.
Lanjutnya, pedagang yang kita setujui ada 54 dari 207 pedagang yang kita seleksi. Selain menghidangkan makanan khas kota Palembang, kita menghadirkan pasar duren, mengapa demikian karena duren asal daerah kita sering dijual di kota-kota lain. (ika)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses