Nyalon, Dewan Tidak Cuti atau Mundur

Nyalon, Dewan Tidak Cuti atau Mundur
Posted by:

Jadual Rapat Dikurangi

Palembang, Palembang Pos.-
Kalau pegawai negeri sipil harus mundur, ketika mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI, DPR RI, maupun DPRD Kabupaten/kota, maka tidak demikian dengan anggota dewan itu sendiri. Para wakil rakyat ini, tetap bekerja seperti biasa, meskipun kembali mencalonkan diri sebagi anggota dewan.
“Setahu saya belum ada aturan yang menyatakan anggota dewan harus mundur, bila kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Bahkan, saat ini hampir semua anggota DPRD Sumsel kembali mencalonkan diri dalam pemilu 9 April mendatang,” ujar RHM Adi Rasyidi, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel, belum lama ini.
Hal ini menurut Adi, dikarenakan dewan adalah jabatan politis dan mereka bekerja bukan hanya di DPRD saja, tetapi kedatangan mereka ke partai maupun menemui konstituennya juga merupakan pekerjaanya sebagai anggota dewan. “Oleh sebab itu, kalau sekarang banyak anggota dewan yang tidak ngantor karena melakukan sosialisasi, tidak bisa juga disalahkan, karena menemui konstituen merupakan bagian dari tugas dewan,” jelasnya.
Meskipun demikian, lanjut Adi, seluruh anggota dewan harus menghadiri rapat-rapat komisi maupun rapat paripurna DPRD. ”Apabila ada anggota dewan yang tidak menghadiri paripurna, sampai 3 kali berturut-turut tanpa keterangan yang jelas, maka akan diberikan surat peringatan dari badan kehormatan. Sedangkan bila tidak hadir selama 6 kali berturut-turut maka BK akan merekomendasikan ke parpolnya untuk di beri sanksi tegas,” jelasnya.
Pernyataan yang sama dikatakan Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah. Menurut politisi PKS ini, sampai saat ini belum ada aturannya dewan harus mengundurkan diri bila kembali mencalonkan diri. ”Kita tetap bekerja seperti biasa. Tinggal bagai mana kita mengaturnya saja, agar pekerjaan di dewan tetap jalan dan sosialisasi ke masyarakat juga jalan,” jelasnya.
Caleg No 2 DPR RI dari dapil Sumsel I ini menambahkan, agar kegiatan di dewan tidak banyak yang diabaikan, maka pihaknya telah mengatur jadual rapat DPRD Sumsel. ”Karena saat ini anggota dewannya banyak yang melakukan sosialisasi, maka selama masa kampanye ini jadual sidang maupun rapat agak dikurangi. Dengan demikian, sosialisasi tetap jalan, tetapi rapat juga tidak sembarangan,” tukasnya.(del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses