Nyoblos Duakali, Dipenjara !

Nyoblos Duakali, Dipenjara !
Posted by:

 

PAGARALAM – Menyalurkan hak pilih, memang merupakan hak. Namun, bukan berarti hak pilih digunakan dengan cara serampangan. Bagi pemilih yang nyoblos duakali alamat, akan kena kurungan dan denda.

“Milih duakali itu tidak boleh. Kalau terbukti, bisa kena pidana berupa kurungan penjara dan denda,” ucap Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Pagaralam Divisi Program dan Data, Rahmat Qori Setiawan Amd, kemarin.

Qori menyebutkan, larangan menggunakan hak pilih lebih dari sekali, termuat dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pasal 517. Dalam pasal ini katanya, jelas melarang adanya tindakan memilih sebanyak duakali berikut dengan hukumannya. Karenanya ia melanjutkan, larangan ini tak dapat ditawar-tawar lagi. “Yang boleh itu memilih sebanyak sekali saja,” imbuh Qori.

Selain menyalahi aturan, Qori menambahkan, menyalurkan hak pilih sebanyak lebih dari sekali akan berujung pada terganggunya tahapan Pemilu. Diakuinya, gara-gara ada pemilih yang memilih lebih dari sekali, Bawaslu dapat merekomendasikan pemungsutan suara ulang alias PSU.

Untungnya, Qori menyatakan, berdasarkan pengalaman selama Pemilu dan Pilkada sebelumnya, tak pernah ada temuan tentang pemilih yang memilih lebih dari sekali. Ia mengatakan, selama ini pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun kepada petugas di tingkat pemungutan suara (TPS). “Harapan kami di Pemilu 2019 nanti juga tidak ada kasus pemilih yang memilih lebih dari sekali,” katanya.

Sebelumnya, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Pagaralam, Edy Budi Ahmadi SE mengatakan ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadi PSU. Di antara faktor itu disebutkannya adanya pemilih yang menggunakan hak pilih lebih dari sekali di sebuah TPS. (cw08)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses