Oknum Caleg Diduga Lakukan MP

Oknum Caleg Diduga Lakukan MP
Posted by:

Banyuasin, Palembang Pos.-
Panitia Pengawas Pemilu (Pamwaslu) Kabupaten Banyuasin, menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Golkar, baik ditingkat Kabupaten kota maupun DPR RI.
Demikian dikatakan Anila Ishak, Devisi Penindakan dan Pelanggaran kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin (3/2). Berdasarkan temuan dari PPL Desa Tanjung Baru dan Kelurahan Makarti Jaya Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin, diketahui caleg DPRD Kabupaten dari dapil Banyuasin 3 dengan nomor urut 1, HR dan calon DPR RI dari dapil Sumsel I nomor urut 5, KHM, diduga telah melakukan pelanggaran pada 27 Januari 2014, lalu.
“Motifnya dengan cara menyebarkan  formulir calon penerima bantuan beasiswa Sekolah Dasar (SD) kepada masyarakat setempat. Selanjutnya masyarakat yang telah mengisi formulir dijanjikan akan mendapatkan beasiswa yang jumlahnya cukup besar,” katanya.
Menurutnya, saat itu PPL telah menemukan alat peraga itu dilapangan yang tersebar dijalan.  Setelah dicroscek langsung PPL kerumah HR, ternyata alat peraga yang berbentuk kertas berwarna putih itu, memang benar berasal dari caleg tersebut. “Memang awalnya alat peraga yang ditemukan dilapangan hanya fotocopy saja. Setelah dicroscek PPL dirumah caleg tersebut, maka jelas bahwa alat peraga yang aslinya berhasil ditemukan,”terangnya.
Alhasil masalah ini, pihak Panwaslu Banyuasin berhasil melakukan klarifikasi terhadap HR, dan bersedia untuk datang kekantor Panwaslu Banyuasin, Senin (3/2), sekitar pukul 12.30 WIB. Tujuan untuk memberikan keterangan, mengenai maksud dari penyebaran alat peraga tersebut.
“Karena secara aturan ini memang berkampanye seperti ini tidak boleh dilakukan, dengan mendompleng kegiatan sekolah. Meskipun pihaknya belum menemukan adanya money politik dalam bantuan sekolah tersebut,”ungkapnya.
Terkait kasus ini, Panwaslu akan merekomendasikan dugaan pelanggaran tersebut kepada KPU Banyuasin. Karena kewenangan untuk penindakan itu, ialah pihak KPUD Banyuasin. “Tugas kami hanya mencegah jika ada pelanggaran, dan kami telah memberikan teguran kepada caleg yang bersangkutan, lebih lanjut nanti kami serahkan kepada KPUD Banyuasin. Tapi jika masalah ini masuk keranah hukum, akan dikaji oleh pihak Gakkumdu Banyuasin,”kata Anila.
Sementara, Ketika dikonfirmasi, Caleg Herawaty mengatakan, dirinya hanya melakukan kegiatan sosialisasi terhadap program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat berupa bantuan beasiswa sekolah, terkait adanya gambar caleg itu bukan ide nya.”Saya hanya melakukan kegiatan sosialisasi saja,”kata Herawati singkat. (far)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses