Oknum Guru Honorer Cabuli Siswi

Oknum Guru Honorer Cabuli Siswi
AK, pelaku pencabulan terhadap siswinya sendiri diamankan di Mapolsek Gandus, Rabu (11/5). F Agus Rizal Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Ulah oknum guru berinisial AK (49), sangat tidak patut dicontoh. Pasalnya, oknum guru honor Bimbingan Konseling (BK) di salah satu SMP Negeri di Palembang ini justru menjadi pelaku pencabulan terhadap siswinya.Ini terungkap setelah salah seorang muridnya berinisial DW (15) melaporkan aksi pencabulan yang dilakukan pelaku ke polisi. Mendapat laporan dan bukti-bukti yang ada, aparat Polsek Gandus langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya yang juga berada di kawasan Gandus.

Dihadapan polisi, pelaku AK mengaku memang melakukan tindakan asusila terhadap korbannya. Hanya saja, dirinya membantah aksi itu dilakukan dengan cara mengancam korban.“Betul saya melakukan itu (pencabulan,Red) namun saya lakukan secara sadar,” beber pelaku saat diamankan di Mapolsek Gandus, Rabu (11/5).Bahkan, pelaku mengaku secara blak-blakan menyukai korban. Iapun siap jika harus menikahi korban. “Jika diizinkan saya siap menikahinya karena saya suka sama dia. Saya juga pernah nembak (nyatakan cinta,Red) kepada dia. Memang dia belum menerima, tapi saya yakin dia cinta. Tidak ada yang salah, sebab saya juga duda,” ungkapnya.

Kapolsek Gandus, AKP Dedi Rahmat Hidayat mengatakan, aksi pelaku sudah dua kali dilakukan terhadap korban. Dimana modusnya, tersangka dengan cara mengajak korban untuk bertemu di ruang kerjanya yang ada di sekolah tersebut.“Awalnya pelaku terlebih dahulu memanggil korban untuk datang ke ruangannya. Tiba di ruang kerjanya itu, pelaku langsung melancarkan aksinya (mencabuli korban,Red),” ujarnya. Usai melakukan aksi itu, lanjut Kapolsek, pelaku mengatakan kepada korban agar tidak menceritakan kejadian itu kepada siapa pun. “Pelaku juga mengancam tidak akan meluluskan korban dari sekolahnya jika berani membocorkan perbuatan tersangka,” jelasnya.

Ternyata keesokan harinya, aksi itu kembali diulangi tersangka. Terpisah, Muhammad Hasan Basri alias Husni alias Oni (38), warga Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, nekad memperkosa seorang pelajar sebut saja Melati (16), warga Jalan Permai Kelurahan Pasar II Kabupaten Muara Enim. Akibat perbuatannya tersebut, sopir travel yang telah 3 kali menikah ini terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum. Hasan Basri dibekuk polisi, saat bersembunyi dirumah orang tuanya dikawasan Sako Kenten Palembang, kemarin sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk MTCP melalui Wakapolres, Kompol Rahmat Sihotang didampingi Kabagops, Kompol Andi Supriadi SH SIk mengatakan pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kasus pemerkosaan gadis di bawah umur. “Ini merupakan kejahatan luar biasa dan memang telah menjadi prioritas kami. Atas perbuatannya tersangka kami ancam dengan Pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang ancamannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (cw02/abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses