Olahraga Panjat Tebing, Hobi Berbuah Prestasi

Olahraga Panjat Tebing, Hobi Berbuah Prestasi
????????????????????????????????????
Posted by:

 

 

* Keterbatasan Fasilitas Bukan Hambatan

 

PAGARALAM – Ada pemandangan unik yang terpapar ketika melewati perempatan Simpang Manna, saban sore Selasa, Kamis, Sabtu dan Ahad sekitar pukul 15-17 WIB. Di salahsatu sisi dinding gedung, tepatnya di toko Outdoor bermerek ‘Alpina’ dikelola oleh Zoel, salahseorang anggota pecinta alam Komunitas 9 Team (K9 Team) yang menyediakan berbagai macam peralatan/perlengkapan kegiatan alam bebas, terlihat beberapa orang remaja dan bahkan anak-anak usia sekolah dasar, sedang bergelayut dan merayapi dinding toko itu bagaikan cicak atau laba-laba.

 

Ya, di sanalah tempatnya para pecinta alam menggemari olahraga panjat tebing/panjat dinding, tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengurus Cabang Pagaralam berlatih, menempa diri mereka agar nantinya mampu berprestasi dalam olahraga ekstrem itu. Terbukti, meski hanya bermodalkan serta mengandalkan fasilitas sederhana, FPTI Pagaralam yang baru seumur jagung, berhasil menorehkan prestasi dengan meraih medali perunggu pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), November 2017 di Palembang lalu.

 

“Olahraga ini menyenangkan untuk melatih mental, kekuatan otot tubuh, lengan, kaki, melatih keseimbangan namun memang cukup berbahaya. Bila ingin mencoba olahraga ini, lebih baik didampingi oleh orang yang berpengalaman dalam hal ini,” ujar Ketua Pengcab FPTI Pagaralam, Angga S Dian Noto dibincangi kemarin.

 

Lanjut Icun, sapaan akrab pemuda yang beberapa waktu lalu saja menjadi salah seorang panitia lomba di Cabor panjat dinding Asian Games 2018 di Palembang ini, olahraga panjat tebing memadukan kekuatan, ketahanan, dan kelenturan. Para atlet membutuhkan perhitungan yang sangat akurat untuk menentukan langkah di panjat tebing. Satu kesalahan saja bisa menyebabkan atlet jatuh dan kehilangan kesempatan mengulang. Tinggi dinding dibagi menjadi 2 kategori speed climbing dan bouldering.

 

“Sementara untuk Porprov (Pekan Olahraga Provinsi), FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) cabang Pagaralam yang baru berusia seumur jagung -disahkan pada April 2017- dalam keikutsertaan pertamanya, sukses ikut membanggakan serta mengharumkan nama Kota Pagaralam dengan berhasil meraih medali perunggu Cabor panjat tebing Porprov 2017 di Palembang, atas nama Indah Afriani,” ungkapnya.

 

Dia berharap di masa depan olahraga tergolong ‘ekstrem’ yang berawal dari sekedar hobi ini, mampu membuahkan prestasi yang membanggakan. “Namun, tentu saja peran pemerintah, dalam hal ini instansi-instansi terkait seperti KONI dan Kanpora sebagai stakeholder, tidak bisa tidak harus pula lebih ‘intens’ dan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan pegiatnya. Seperti misalnya sarana dan prasarana untuk latihan secara ruitn saja,” ujarnya.

 

Ketua Pengda (pengurus daerah) FPTI Sumatera Selatan, Beni Hernedi mengatakan FPTI Sumsel telah mengagendakan konsolidasi ke Pengcab se Sumatera Selatan. “Memang telah diagendakan oleh FPTI Sumsel untuk konsolidasi. Khususnya lagi Pengcab (pengurus cabang) yang masih terhitung baru. Setidaknya di setiap Pengcab memiliki tower (wall, dinding) berstandar nasional. Apalagi targetnya adalah membina calon-calon atlet panjat yang mampu berprestasi,” papar Beni melalui pesan whatsApp. (cw08)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses