Optimis Kembali Giring Teddy Ke Penjara

Optimis Kembali Giring Teddy Ke Penjara
Samon Jaya, Kakanwil Ditjen Pajak Sumsel.
Posted by:

PALEMBANG – Pasca vonis bebas terhadap Teddy Efendy, mantan terdakwa kasus pajak tidak berdasarkan transaksi sebenarnya, Kejati Sumsel dengan serius bakal lakukan upaya hukum Kasasi ke Mahkamah Agung (MA), dalam waktu dekat ini.
‘’Pengajuan kasasi sudah kita sampaikan ke PN Klas IA Khusus Palembang, dan saat ini memori banding sedang disusun,” ujar Rosmaya SH MH, Kasi Penuntutan Bidang Pidsus Kejati Sumsel, ditemui wartawan Jumat (08/01).
Rosmaya juga mengatakan, sangat optimis dan berkeyakinan penuh dengan kasasi yang akan diajukan untuk menggiring terdakwa kembali ke balik jeruji besi alias ke penjara. ”Apa yang kami dakwakan tentunya sangat berdasar. Upaya hukum kali ini kami yakini akan berhasil,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Kakanwil Ditjen Pajak Sumsel Babel Samon Jaya mengatakan, akan mendorong pihak kejaksaan untuk melakukan upaya hukum kasasi dalam kasus tersebut.
  ‘’Pertama kami mendorong kasasi yang telah disampaikan melalui surat, dan ditembuskan ke MA. Memori banding sudah kita siapkan, dan segera diserahkan pada pihak kejaksaan untuk dilayangkan ke MA,” katanya.
Inti dari memori banding, Samon melanjutkan, yakni hal-hal yang menjadi dugaan tindak pidana dari terdakwa. Namun tidak pernah disampaikan dalam persidangan atau terkesan diacuhkan.
“Kami berharap kasus ini dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Indonesia. Dan Mahkamah Agung dapat melihat yang sebenarnya terjadi, bahwa jelas Negara dirugikan miliaran rupiah diduga oleh oknum-oknum ini ini,” jelasnya.
Dalam kasus ini Teddy sebagai pemilik perusahaan melakukan transaksi yang diduga tidak sesuai dengan bidang usahanya. Dan sebetulnya faktur transaksi tersebut adalah milik orang lain yang diakui olehnya. “Sebelum ke jalur hukum, konsultan terdakwa ini juga sudah mengganggu agar kasus tidak dilanjutkan. Namun kita jelaskan ini sudah pelanggaran pidana,” jelas Samon.
Masih dikatakan Samon, sesuai aturan yang berlaku, ia menjelaskan tidak akan dibawa ke jalur hukum, jika wajib pajak bersedia membayar empat kali lipat dari tunggakan pajak yang mereka lakukan.
     “Pajak tidak mencari orang untuk dihukum, tapi mencari orang harus membayar. Dan kasus pajak yang ditangani kami tidak banyak, jadi sangat kecil kemungkinan tidak akurat,” jelasnya.
       Untuk 2016, Samon menambahkan ada satu orang wajib pajak yang bakal dijerat ke jalur hukum, karena kasus yang serupa. “Kami tidak akan pernah surut dan tentunya menjadi tertantang pada penunggak-penunggak pajak tersebut,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam persidangan di PN Klas IA Khusus Palembang pada Desember 2015, Teddy Effendy, divonis bebas majelis hakim. Itu setelah majelis hakim diketuai Elly Noor Yasmin, menganggap faktur pajak yang diterbitkan Direktur PT Ina Besteel ini, sudah berdasarkan transaksi sebenarnya, dan tidak ada kerugian negara atas transaksi 2010-2013 tersebut. (vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses