Pajak Ribuan Angkutan Batubara Bocor

Pajak Ribuan Angkutan Batubara Bocor
Posted by:

LAHAT – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dispenda Sumsel  Kabupaten Lahat memperkirakan ribuan angkutan batubara, masih menggunakan nomor polisi luar Sumsel. Artinya pajak kendaraan ini pun dibayar diluar Sumsel, meski beraktifitas di wilayah Sumsel.

Dipastikan juga pajak kendaraan yang harusnya masuk sebagai PAD Sumsel bocor. Padahal Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali mengeluarkan izin melintas di jalan umum bagi tiga perusahaan di Kabupaten Lahat.

“SK Gubernur Sumsel Nomor 643/KPTS/DISHUBKOMINFO/2016 tertanggal 20 Oktober 2016, angkutan batubara berkewajiban menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) Sumsel,” jelas Kepala UPTD Dispenda Sumsel Kabupaten Lahat, M Umar Syarif.

Sayangnya, tiga perusahaan masing-masing PT Ampera Pulau Kemarau (APK), PT Djan Resources dan Perusda Lahat, belum melaksanakan kewajibannya, meski terus beroperasi.Umar menyayangkan, kenyataan di lapangan sangat jauh berbeda, setelah tiga perusahaan diterbitkan izin dispensasi mengangkut batubara oleh Gubernur Sumsel, belum satupun kendaraan melakukan memutasi ke Plat BG.

“Hingga detik ini, kendaraan angkutan batubara yang jumlahnya mencapai ribuan belum ada satupun berubah TNKB ke BG, kalau mereka melakukannya di Palembang, otomatis kita akan menerima laporannya juga,” bebernya

Jajaran UPTD Dispenda Sumsel Kabupaten Lahat sudah melayangkan surat pemberitahuan,  berkomunikasi langsung kepada perusahanan yang dimaksud. “Timbal balik dari perusahaan bersangkutan sampai sekarang ini belum ada, bahkan basa basinya saja tidak ada, ini sangat disayangkan sekali,” kesal Umar.

Dirut Perusda Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat, Mahmud Ibrahim Siregar berdalih persoalan angkutan batubara masih menggunakan nomor polisi luar Sumsel merupakan tanggungjawab subkontraktor angkutan batubara. “Itu (nomor polisi luar Sumsel) wewenang subkontraktor. Kami juga belum beroperasi lagi, masih merapikan administrasi dulu,” kilanya.(rif)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses