Palembang Kembali Membara

Palembang Kembali Membara
Api membumbung tinggi menjilati rumah warga, Kamis (30/08/2018)
Posted by:

PALEMBANG – KEBAKARAN besar kembali terjadi di Kota Palembang. Sebelumnya, Minggu (26/08), api berkobar di Jalan Panca Usaha Lorong Anggrek Kelurahan 5 Ulu Palembang, yang menghanguskan 19 rumah.

Kemarin, sekitar pukul 10.00 WiB, api berkecamuk di Jalan Dr M Isa Lorong Sepakat dan Lorong Subuh Kelurahan Kuto Batu Palembang. Sedikitnya 15 rumah warga ludes diamuk si jago merah. Terdata 38 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Petugas pemadam kebaran dan warga berjibaku memadamkan api yang menjilati rumah sebagian besar terbuat dari kayu tersebut. Suasana ramai oleh warga yang tumpah ruah dan pengendara melintas ingin menyaksikan kebakaran makin membuat jalan macet dan semrawut.

Sunarto (39), yang baru pulang berjualan ayam potong di Pasar Cinde, terlihat pasrah atas kebakaran besar melanda permukiman padat yang ditempatinya itu.

“Lagi jualan aku di Pasar Cinde, dapat kabar kebakaran. Jadi pulang, ya Allah, habis rumah. Tinggal baju kering di badan ini” ungkap Sunarto dengan perasaan campur aduk itu.

Diteruskan Sunarto kepada Palembang Pos, rumah tempatnya tinggal memang rapat. Sambil mengingat-ingat dikatakannya ada sekitar lebih dari 15 rumah yang terbakar. Rumah tersebut dihuni Rumah Yusuf (60), Deris (55), Dahlan (60), Manggung, Mang Diran, Hasan, Soleh (alm), Wawan, Dadang, Siden, Vai, Udin, Agus, Nurbiah, dan Abuk.

Sedangkan Mang Din, terlihat gelisah dan mondar-mandir mengawasi rumahnya yang tinggal arang dan tumpukan seng. Sesekali mengawasi warga yang berusaha mengambil barang miliknya.

“Hoy jangan embek barang itu, rumah lagi kena musibah,” serunya dengan nada tinggi.

Mang Din juga tidak bisa menyembunyikan rasa dongkolnya, terhadap Ainah atau Erna atau rumah ditinggali Deris. “Sering diperingati, ati-ati kalau masak di dapur. Aku di depan jualan es, lihat api sudah besar. Dari rumah itulah api pertama, dari dapur, kan jualan martabak, lupa ditinggal,” katanya.

Senada dikatakan Nur. Dia bersama ibu-ibu lainnya mengatakan api dari rumah Ainah atau Erna. “Tercium bau mutung, terus tetangga juga Erna namanya teriak kebakaran, kebaran. Aku lihat warga banyak lihat. Itu api dari rumah Ainah atau Erna” nyanyinya bersama ibu-ibu di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolsek Ilir Timur II Kompol Milwani SH dan Kanit Ipda Novel menegaskan pihaknya telah turun ke lokasi melakukan pemeriksaan.

“Diduga api dari dapur rumah Erna atau Aina, sudah kita amankan. Ada warga yang emosi atas kejadian ini, makanya kita amankan,” ungkapnya.

Untuk kerugian dikatakannya sekitar 28 KK kehilangan 12 rumah tempat tinggal. “Rumah banyak kayu dan semi permanen, sehingga api mudah sekali menjalar,” timpalnya. Sekitar 3 jam api dapat dipadamkan atau sekitar pukul 13.05 WIB. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses